Rangkuman Materi
Literasi membaca di Kelas 4 SD Kurikulum Merdeka tidak hanya tentang kemampuan membaca kata-kata, tetapi juga kemampuan untuk memahami, menganalisis, mengevaluasi, dan bahkan menciptakan makna dari berbagai jenis teks. Siswa diharapkan mampu menangkap ide pokok, menyimpulkan informasi tersirat, menghubungkan informasi baru dengan pengetahuan sebelumnya, dan menerapkan pemahaman tersebut dalam konteks kehidupan sehari-hari. Rangkuman materi ini menekankan pentingnya berpikir kritis dan kreatif dalam setiap aktivitas membaca, agar siswa tidak hanya menjadi pembaca pasif, melainkan pembaca aktif yang mampu mengolah informasi secara mendalam.
Soal Pilihan Ganda (HOTS)
1. Jika Rina ingin mengusulkan solusi paling efektif untuk mengatasi masalah sampah plastik di sungai secara berkelanjutan, tindakan apa yang sebaiknya ia prioritaskan untuk dibicarakan dengan warga sekitar?
(Konteks: Suatu pagi, Rina melihat banyak sampah plastik berserakan di sekitar sungai dekat rumahnya setelah hujan deras semalam. Ia teringat pelajaran di sekolah tentang dampak sampah plastik bagi lingkungan dan makhluk hidup. Rina merasa sedih dan khawatir.)
- A. Mengajak teman-teman membersihkan sungai setiap hari Minggu.
- B. Melapor kepada kepala desa agar membuat peraturan larangan membuang sampah di sungai dan menyediakan tempat sampah terpilah.
- C. Membuat kerajinan dari sampah plastik yang terkumpul untuk dijual.
- D. Memasang papan peringatan ‘Dilarang Membuang Sampah’ di sepanjang sungai.
- E. Hanya membersihkan sampah yang terlihat di permukaan sungai saja.
2. Berdasarkan cerita di atas, bagaimana kamu mengevaluasi strategi Kancil dalam menyeberangi sungai? Apakah ada cara lain yang lebih etis namun tetap efektif yang bisa Kancil gunakan?
(Konteks: Di sebuah hutan, hiduplah Kancil yang cerdik dan Buaya yang malas. Suatu hari, Kancil ingin menyeberang sungai yang penuh buaya. Kancil berpura-pura akan menghitung jumlah buaya untuk pesta raja, sehingga para buaya berbaris rapi. Kancil pun melompati punggung buaya satu per satu hingga berhasil menyeberang.)
- A. Strategi Kancil sangat cerdik dan tidak ada cara lain yang lebih baik. Ia berhasil mencapai tujuannya.
- B. Strategi Kancil cerdik, tetapi tidak etis karena menipu. Ia bisa saja meminta tolong baik-baik kepada buaya dengan imbalan makanan.
- C. Kancil seharusnya berenang saja, tidak perlu menipu buaya.
- D. Kancil seharusnya menunggu air sungai surut baru menyeberang.
- E. Kancil bisa meminta burung untuk membawanya menyeberang.
3. Jika Dina ingin menyelesaikan masalah ini dengan baik tanpa merusak pertemanan, tindakan manakah yang paling bijaksana untuk ia lakukan?
(Konteks: Dina mendapatkan tugas kelompok untuk membuat proyek daur ulang dari barang bekas. Teman kelompoknya, Edo, selalu datang terlambat dan tidak membawa bahan yang sudah disepakati. Dina merasa kesal karena proyek mereka jadi terhambat.)
- A. Langsung melaporkan Edo kepada guru agar Edo dihukum.
- B. Mengerjakan semua bagian Edo sendiri agar proyek cepat selesai.
- C. Mengajak Edo berbicara secara pribadi, menyampaikan perasaannya, dan mencari solusi bersama agar Edo bisa lebih bertanggung jawab.
- D. Mengabaikan Edo dan membiarkan Edo tidak berkontribusi pada proyek.
- E. Memarahi Edo di depan teman-teman lain agar Edo merasa malu.
4. Berdasarkan pemberitahuan tersebut, apa tujuan utama sekolah mengadakan kegiatan ‘Hari Tanpa Plastik Sekali Pakai’ dan bagaimana kegiatan ini dapat berkontribusi pada lingkungan?
(Konteks: Pemberitahuan: ‘Kepada seluruh siswa kelas 4, dimohon untuk membawa satu botol minum isi ulang dan satu kotak bekal kosong pada hari Jumat, 26 Oktober, untuk kegiatan ‘Hari Tanpa Plastik Sekali Pakai’. Mari bersama menjaga bumi kita!’)
- A. Menghemat uang saku siswa dengan tidak perlu membeli minuman dan makanan di kantin.
- B. Melatih siswa untuk membawa barang bawaan yang lebih banyak ke sekolah.
- C. Mengurangi penggunaan sampah plastik sekali pakai di lingkungan sekolah untuk menjaga kelestarian lingkungan.
- D. Mengajarkan siswa cara membuat kerajinan dari botol plastik bekas.
- E. Mengadakan piknik di sekolah dengan membawa bekal dari rumah.
5. Jika kamu diminta untuk membuat sebuah kampanye ‘Hemat Listrik di Rumah’ berdasarkan ide Andi dan Budi, poin penting apa lagi yang akan kamu tambahkan agar kampanye tersebut lebih komprehensif dan mudah diterapkan oleh anak-anak seusiamu?
(Konteks: Andi dan Budi sedang berdiskusi tentang cara menghemat listrik di rumah. Andi menyarankan untuk mematikan lampu saat tidak digunakan dan mencabut kabel alat elektronik dari stopkontak jika sudah tidak dipakai. Budi menambahkan, ‘Kita juga bisa menggunakan lampu hemat energi dan membuka jendela agar cahaya matahari masuk.’)
- A. Mengganti semua peralatan elektronik lama dengan yang baru dan mahal.
- B. Menghindari penggunaan listrik sama sekali agar tidak boros.
- C. Membuat jadwal penggunaan AC atau kipas angin hanya pada saat benar-benar dibutuhkan.
- D. Meminta orang tua untuk membayar tagihan listrik lebih awal.
- E. Membeli generator listrik agar tidak tergantung pada PLN.
6. Bagaimana kamu mengevaluasi keputusan Edo untuk mengajak anak-anak lain bermain bersama? Mengapa tindakan Edo ini penting dalam menciptakan lingkungan bermain yang positif?
(Konteks: Setiap sore, Edo selalu bermain bola di lapangan dekat rumahnya. Suatu hari, ia melihat beberapa anak kecil lain ingin ikut bermain, namun mereka tidak punya bola. Edo berpikir sejenak dan memutuskan untuk mengajak mereka bermain bersama, berbagi bola yang ia punya.)
- A. Keputusan Edo biasa saja, karena itu hanya sebuah bola.
- B. Edo seharusnya bermain sendiri saja agar tidak diganggu.
- C. Keputusan Edo sangat baik karena menunjukkan sikap berbagi dan inklusif, menciptakan suasana yang menyenangkan dan tidak ada yang merasa tersisih.
- D. Edo seharusnya meminta anak-anak lain untuk membeli bola sendiri.
- E. Edo hanya ingin terlihat baik di mata orang lain.
7. Jika kamu diminta untuk menganalisis pesan utama dari reklame tersebut, apa yang paling ingin disampaikan oleh pembuat reklame kepada masyarakat?
(Konteks: Sebuah reklame besar bertuliskan: ‘Ayo, Kurangi Sampah! Bawa Tas Belanjamu Sendiri!’ di samping gambar bumi yang tersenyum.)
- A. Ajakan untuk membeli tas belanja baru.
- B. Pentingnya menjaga kebersihan bumi dengan mengurangi sampah, khususnya dari tas plastik sekali pakai.
- C. Larangan untuk berbelanja di pasar tradisional.
- D. Promosi toko yang menjual tas belanja ramah lingkungan.
- E. Himbauan untuk selalu tersenyum seperti gambar bumi.
8. Bagaimana kamu mengevaluasi perbedaan perilaku antara Semut dan Belalang? Pelajaran penting apa yang bisa kita petik dari cerita ini untuk kehidupan sehari-hari?
(Konteks: Di sebuah kebun, hiduplah Seekor Semut yang rajin dan Seekor Belalang yang pemalas. Saat musim panas, Semut sibuk mengumpulkan makanan, sedangkan Belalang hanya bernyanyi dan bermain. Ketika musim dingin tiba, Semut memiliki banyak persediaan makanan, sementara Belalang kelaparan.)
- A. Belalang lebih bahagia karena bisa bermain di musim panas.
- B. Semut terlalu rajin dan seharusnya juga bersenang-senang.
- C. Perilaku Semut menunjukkan pentingnya persiapan dan kerja keras untuk menghadapi masa depan, sedangkan Belalang menunjukkan dampak negatif dari kemalasan.
- D. Keduanya memiliki cara hidup yang berbeda, tidak ada yang salah.
- E. Semut seharusnya berbagi makanannya dengan Belalang sejak awal.
9. Jika kamu adalah salah satu perencana kota, fasilitas tambahan apa yang akan kamu usulkan untuk taman tersebut agar lebih bermanfaat bagi edukasi lingkungan anak-anak seusia SD dan mengapa fasilitas itu penting?
(Konteks: Pemerintah kota merencanakan pembangunan taman kota baru yang luas dengan berbagai fasilitas seperti area bermain anak, jalur sepeda, dan tempat duduk. Proyek ini bertujuan untuk menyediakan ruang terbuka hijau bagi warga dan meningkatkan kualitas udara kota.)
- A. Kolam renang besar agar anak-anak bisa berenang.
- B. Arena bermain video game di dalam ruangan.
- C. Kebun edukasi mini dengan berbagai jenis tanaman lokal dan papan informasi tentang fungsinya, agar anak-anak belajar mencintai alam.
- D. Toko makanan cepat saji yang besar.
- E. Lapangan futsal yang sangat luas.
10. Dari ketiga usulan tersebut, usulan manakah yang menurutmu akan memberikan dampak penghematan air paling signifikan dalam jangka panjang, dan mengapa?
(Konteks: Sekelompok siswa kelas 4 sedang mendiskusikan cara terbaik untuk menghemat air di sekolah. Budi mengusulkan agar mematikan keran setelah digunakan. Siti menambahkan, ‘Kita bisa menampung air hujan untuk menyiram tanaman di kebun sekolah.’ Doni menyarankan, ‘Perbaiki keran yang bocor secepatnya.’)
- A. Mematikan keran setelah digunakan, karena itu paling mudah dilakukan.
- B. Menampung air hujan untuk menyiram tanaman, karena ini memanfaatkan sumber daya alam secara gratis.
- C. Memperbaiki keran yang bocor secepatnya, karena kebocoran kecil bisa membuang banyak air secara terus-menerus tanpa disadari.
- D. Semua usulan sama pentingnya dan memiliki dampak yang sama.
- E. Tidak ada usulan yang benar-benar efektif untuk menghemat air.
11. Bagaimana kamu menganalisis hubungan antara kebiasaan menunda pekerjaan Dani dengan hasil belajarnya? Apa pelajaran penting yang bisa Dani ambil dari pengalamannya ini?
(Konteks: Dani sering menunda pekerjaan rumahnya. Ia selalu berpikir, ‘Ah, nanti saja, masih banyak waktu.’ Akibatnya, ia sering terburu-buru mengerjakan tugas di menit-menit terakhir atau bahkan tidak selesai tepat waktu, sehingga nilainya kurang memuaskan.)
- A. Tidak ada hubungan antara menunda pekerjaan dan hasil belajar, itu hanya kebetulan.
- B. Kebiasaan menunda menyebabkan Dani tidak punya cukup waktu untuk mengerjakan tugas dengan baik, sehingga hasil belajarnya menurun. Ia harus belajar mengatur waktu lebih baik.
- C. Dani seharusnya meminta bantuan teman untuk mengerjakan tugasnya.
- D. Hasil belajar Dani kurang memuaskan karena gurunya terlalu banyak memberi tugas.
- E. Dani harus berhenti sekolah agar tidak ada tugas lagi.
12. Jika kamu adalah seorang aktivis lingkungan cilik, pesan persuasif apa yang akan kamu buat untuk mengajak teman-temanmu melindungi hutan mangrove, berdasarkan informasi di atas?
(Konteks: Sebuah berita di koran anak-anak menyatakan: ‘Pohon Mangrove Penjaga Pantai: Akar-akar kuat pohon mangrove mampu menahan abrasi atau pengikisan tanah oleh air laut. Selain itu, hutan mangrove juga menjadi rumah bagi berbagai jenis ikan dan hewan laut kecil.’)
- A. ‘Ayo tanam pohon apa saja di pantai!’
- B. ‘Hutan mangrove itu banyak ikannya, ayo kita tangkap semua!’
- C. ‘Lindungi mangrove, rumah bagi ikan dan pelindung pantai kita dari abrasi! Masa depan laut ada di tangan kita!’
- D. ‘Jangan dekati hutan mangrove, banyak hewan berbahaya!’
- E. ‘Pohon mangrove hanya penting untuk orang dewasa.’
- answer
13. Jika mobil-mobilanmu tidak bergerak setelah kamu mengikuti langkah 1 dan 2, tetapi kamu yakin baterai sudah terpasang dan baru, bagaimana kamu menganalisis kemungkinan penyebab masalahnya?
(Konteks: Buku petunjuk mainan mobil-mobilan remote control: 1. Pastikan baterai terpasang dengan benar pada mobil dan remote. 2. Nyalakan tombol ‘ON’ pada mobil dan remote. 3. Gerakkan tuas remote untuk mengendalikan mobil.)
- A. Remote controlnya pasti rusak dan harus diganti.
- B. Mungkin ada tombol ‘OFF’ yang belum ditekan di tempat lain.
- C. Kemungkinan besar ada kerusakan pada motor mobil atau ada bagian yang longgar, karena baterai dan tombol sudah dipastikan benar.
- D. Kamu lupa membaca langkah 3.
- E. Mainan itu memang tidak bisa bergerak.
14. Bagaimana kamu mengevaluasi dampak positif ‘Jam Bebas Gadget’ ini terhadap keharmonisan keluarga Budi dan perkembangan literasi anggota keluarga?
(Konteks: Setiap hari Minggu, keluarga Budi mengadakan ‘Jam Bebas Gadget’. Selama satu jam, semua anggota keluarga harus meletakkan gadget mereka dan melakukan kegiatan bersama seperti membaca buku, bermain papan, atau bercerita.)
- A. Tidak ada dampak signifikan, hanya membuang-buang waktu.
- B. Membuat anggota keluarga merasa bosan karena tidak bisa bermain gadget.
- C. Meningkatkan komunikasi dan interaksi antar anggota keluarga, serta mendorong minat membaca dan aktivitas kreatif lainnya, sehingga mempererat hubungan keluarga dan meningkatkan literasi.
- D. Membuat anggota keluarga lebih sering bertengkar karena berebut buku.
- E. Hanya cocok untuk anak-anak, orang dewasa tidak perlu.
15. Berdasarkan cerita di atas, bagaimana kamu menganalisis hubungan antara kebiasaan Doni dengan penyakit yang dideritanya? Apa yang seharusnya Doni lakukan agar tidak sakit lagi?
(Konteks: Seorang anak bernama Doni sering membuang sisa makanan di sembarang tempat. Ibunya sudah sering menasihati, namun Doni tetap mengulanginya. Suatu hari, Doni sakit perut dan dokter menjelaskan bahwa ia keracunan makanan karena lalat yang hinggap di makanannya berasal dari tempat sampah yang kotor.)
- A. Doni sakit karena makan terlalu banyak.
- B. Doni sakit karena ibunya tidak memasak makanan yang bersih.
- C. Kebiasaan Doni membuang sisa makanan sembarangan menyebabkan lingkungan kotor dan banyak lalat pembawa penyakit, yang akhirnya membuat ia sakit. Doni harus membuang sampah pada tempatnya dan menjaga kebersihan.
- D. Doni sakit karena lalat memang suka hinggap di mana saja.
- E. Doni harus berhenti makan agar tidak keracunan.
16. Jika kamu adalah seorang siswa yang ingin membantu teman-temanmu memahami dan mematuhi peraturan ini dengan senang hati, poster ajakan seperti apa yang akan kamu buat dan apa pesan utamanya?
(Konteks: Di sekolah, ada peraturan baru: setiap siswa wajib membawa bekal makanan sehat dari rumah. Tujuan peraturan ini adalah untuk memastikan siswa mendapatkan gizi yang cukup dan mengurangi sampah bungkus makanan dari kantin.)
- A. Poster berisi gambar makanan cepat saji yang lezat.
- B. Poster dengan tulisan ‘Wajib Bawa Bekal, Atau Dihukum!’
- C. Poster bergambar anak-anak ceria makan bekal sehat buatan ibu, dengan tulisan ‘Bekal Sehat, Tubuh Kuat, Lingkungan Bersih!’
- D. Poster kosong tanpa gambar dan tulisan.
- E. Poster berisi daftar panjang makanan yang dilarang.
17. Jika kamu diminta untuk mengevaluasi pernyataan ‘Orang yang rajin membaca cenderung memiliki kosakata yang lebih kaya dan kemampuan menulis yang lebih baik’, bagaimana kamu membuktikan kebenaran pernyataan tersebut dalam kehidupan sehari-hari?
(Konteks: Sebuah artikel pendek tentang manfaat membaca buku: ‘Membaca buku dapat meningkatkan pengetahuan, melatih otak untuk berpikir kritis, dan mengembangkan imajinasi. Orang yang rajin membaca cenderung memiliki kosakata yang lebih kaya dan kemampuan menulis yang lebih baik.’)
- A. Membandingkan nilai pelajaran Bahasa Indonesia antara teman yang rajin membaca dan yang tidak.
- B. Hanya bertanya kepada teman yang rajin membaca apakah mereka merasa kosakatanya kaya.
- C. Mengamati bagaimana teman yang rajin membaca berbicara dan menulis, lalu membandingkannya dengan teman yang jarang membaca.
- D. Membaca lebih banyak buku agar kosakata kita sendiri kaya.
- E. Tidak perlu membuktikan, karena itu adalah fakta.
18. Jika kamu adalah Lani, tindakan paling aman dan efektif apa yang akan kamu lakukan untuk menolong kucing tersebut?
(Konteks: Pada suatu pagi yang cerah, Lani melihat seekor kucing kecil terjebak di atas pohon. Kucing itu mengeong ketakutan. Lani mencoba memanggil bantuan, tetapi tidak ada orang dewasa di sekitar. Ia berpikir keras bagaimana cara menolong kucing itu tanpa membahayakan dirinya.)
- A. Memanjat pohon itu sendiri, meskipun berbahaya.
- B. Menggoyangkan pohon agar kucing itu jatuh.
- C. Mencari bantuan orang dewasa lain di sekitar, atau menelepon pemadam kebakaran jika situasinya darurat.
- D. Membiarkan saja kucing itu sampai turun sendiri.
- E. Melemparkan batu ke arah kucing agar ia melompat.
19. Berdasarkan infografis tersebut, jika pemerintah ingin mengurangi angka kecelakaan lalu lintas secara signifikan, program pencegahan manakah yang seharusnya menjadi prioritas utama untuk ditingkatkan?
(Konteks: Sebuah infografis menunjukkan bahwa 70% kecelakaan lalu lintas terjadi karena kelalaian pengemudi, seperti ngebut atau tidak fokus. Sementara itu, 30% lainnya disebabkan oleh faktor jalan rusak atau kondisi kendaraan yang tidak layak.)
- A. Memperbaiki semua jalan yang rusak di seluruh kota.
- B. Melakukan uji kelayakan kendaraan secara rutin.
- C. Mengadakan kampanye besar-besaran tentang keselamatan berkendara dan penegakan hukum yang lebih ketat terhadap pelanggaran lalu lintas.
- D. Membangun lebih banyak rambu lalu lintas.
- E. Melarang semua orang menggunakan kendaraan pribadi.
20. Jika kamu adalah guru mereka, kelompok manakah yang menurutmu memiliki pendekatan yang lebih efektif untuk mengajak teman-teman menjaga kebersihan, dan mengapa?
(Konteks: Dua kelompok di kelas 4 sedang mempersiapkan presentasi tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Kelompok A berencana membuat poster dengan gambar-gambar kotor dan tulisan ‘Jangan Buang Sampah Sembarangan!’. Kelompok B berencana membuat poster dengan gambar lingkungan bersih yang indah dan tulisan ‘Lingkungan Bersih, Hati Senang! Mari Jaga Bersama!’.)
- A. Kelompok A, karena gambar kotor akan membuat orang takut dan tidak membuang sampah.
- B. Kelompok B, karena pesan positif dan gambar yang menyenangkan akan lebih mudah diterima dan memotivasi orang untuk bertindak.
- C. Keduanya sama efektifnya, yang penting ada pesan tentang kebersihan.
- D. Keduanya tidak efektif, lebih baik hanya presentasi lisan.
- E. Kelompok A, karena lebih langsung dan tegas.
Soal Isian, Uraian, dan Mencocokkan
Isian Singkat 1: Jelaskan mengapa tindakan Malin Kundang tidak patut dicontoh dan berikan alternatif tindakan yang seharusnya ia lakukan agar cerita berakhir lebih baik!
Isian Singkat 2: Analisislah mengapa tahap kepompong sangat penting dalam perubahan bentuk kupu-kupu dan apa yang akan terjadi jika tahap ini terganggu?
Isian Singkat 3: Berikan tiga usulan konkret yang bisa dilakukan anak-anak seusiamu untuk mengurangi masalah sampah plastik di lingkungan sekitar dan jelaskan bagaimana setiap usulanmu dapat membantu!
Isian Singkat 4: Jika kamu tersesat di persimpangan kedua, informasi apa yang paling penting untuk kamu cari atau tanyakan agar tidak salah jalan lagi? Jelaskan alasannya!
Isian Singkat 5: Bagaimana kamu mengevaluasi dampak kebiasaan menunda pekerjaan Rudi terhadap kesehatan fisik dan mentalnya, serta pada kualitas hidup sosialnya?
Uraian 6: Bandingkan dan evaluasi kedua teks tersebut. Berdasarkan perbandinganmu, ciptakan sebuah saran yang komprehensif untuk teman-temanmu agar dapat memanfaatkan waktu dengan bijak antara membaca buku dan menggunakan gadget. Sertakan argumen pendukung untuk saranmu!
Uraian 7: Analisislah dilema yang dihadapi Rio. Jika kamu adalah Rio, keputusan apa yang akan kamu ambil dan berikan argumen kuat untuk mendukung keputusanmu, dengan mempertimbangkan nilai-nilai kejujuran dan tanggung jawab?
Uraian 8: Berdasarkan informasi tentang alasan pendirian kota Harmoni, bayangkan dan jelaskan tiga tantangan utama yang mungkin dihadapi oleh para pendiri kota pada masa itu serta bagaimana mereka bisa mengatasinya. Ciptakan solusi kreatifmu!
Uraian 9: Mengapa proses fotosintesis sangat vital bagi keberlangsungan hidup seluruh makhluk hidup di bumi? Jelaskan dengan menghubungkan peran tumbuhan, hewan, dan manusia dalam ekosistem!
Uraian 10: Evaluasilah kekuatan argumen dalam teks persuasi tersebut. Jika kamu diminta untuk membuat poster ajakan yang lebih efektif berdasarkan teks ini, elemen visual dan kalimat ajakan seperti apa yang akan kamu tambahkan agar pesan lebih mudah diterima dan mendorong tindakan nyata dari teman-temanmu?
Mencocokkan 11: Pasangkan jenis teks di kolom kiri dengan ciri-ciri atau tujuan utamanya di kolom kanan!
Mencocokkan 12: Berdasarkan cerita pendek ‘Petualangan Kiki si Kura-kura Pemberani’ (bayangkan cerita tentang kura-kura yang berani menjelajah hutan dan bertemu teman baru), pasangkan tokoh atau peristiwa di kolom kiri dengan sifat atau dampak yang sesuai di kolom kanan!
Kunci Jawaban
| 1. (Pilihan Ganda) | B. Melapor kepada kepala desa agar membuat peraturan larangan membuang sampah di sungai dan menyediakan tempat sampah terpilah. (Pilihan ini melibatkan solusi jangka panjang, perubahan perilaku masyarakat, dan dukungan kebijakan dari pemerintah desa, yang merupakan pendekatan paling efektif dan berkelanjutan. Ini adalah soal C5 – Evaluasi solusi.) |
| 2. (Pilihan Ganda) | B. Strategi Kancil cerdik, tetapi tidak etis karena menipu. Ia bisa saja meminta tolong baik-baik kepada buaya dengan imbalan makanan. (Soal ini meminta evaluasi etika dan pencarian alternatif, menunjukkan C5 – Evaluasi dan C6 – Kreasi.) |
| 3. (Pilihan Ganda) | C. Mengajak Edo berbicara secara pribadi, menyampaikan perasaannya, dan mencari solusi bersama agar Edo bisa lebih bertanggung jawab. (Pilihan ini menunjukkan kemampuan menganalisis masalah, mengevaluasi berbagai solusi, dan memilih yang paling konstruktif untuk menjaga hubungan dan mencapai tujuan. Ini adalah soal C5 – Evaluasi.) |
| 4. (Pilihan Ganda) | C. Mengurangi penggunaan sampah plastik sekali pakai di lingkungan sekolah untuk menjaga kelestarian lingkungan. (Soal ini meminta siswa untuk menganalisis tujuan dari sebuah instruksi dan menghubungkannya dengan dampak yang lebih luas, yaitu kontribusi terhadap lingkungan. Ini adalah soal C4 – Analisis.) |
| 5. (Pilihan Ganda) | C. Membuat jadwal penggunaan AC atau kipas angin hanya pada saat benar-benar dibutuhkan. (Soal ini meminta siswa untuk menganalisis ide yang sudah ada dan menciptakan ide baru yang relevan dan praktis, menunjukkan C6 – Kreasi.) |
| 6. (Pilihan Ganda) | C. Keputusan Edo sangat baik karena menunjukkan sikap berbagi dan inklusif, menciptakan suasana yang menyenangkan dan tidak ada yang merasa tersisih. (Soal ini meminta siswa untuk mengevaluasi tindakan tokoh dan menganalisis dampaknya terhadap lingkungan sosial. Ini adalah soal C5 – Evaluasi dan C4 – Analisis.) |
| 7. (Pilihan Ganda) | B. Pentingnya menjaga kebersihan bumi dengan mengurangi sampah, khususnya dari tas plastik sekali pakai. (Soal ini meminta siswa untuk menganalisis pesan tersirat dari sebuah media visual-tekstual, menunjukkan C4 – Analisis.) |
| 8. (Pilihan Ganda) | C. Perilaku Semut menunjukkan pentingnya persiapan dan kerja keras untuk menghadapi masa depan, sedangkan Belalang menunjukkan dampak negatif dari kemalasan. (Soal ini meminta siswa untuk mengevaluasi perilaku tokoh dan mengidentifikasi pelajaran moral atau nilai yang terkandung dalam cerita. Ini adalah soal C5 – Evaluasi.) |
| 9. (Pilihan Ganda) | C. Kebun edukasi mini dengan berbagai jenis tanaman lokal dan papan informasi tentang fungsinya, agar anak-anak belajar mencintai alam. (Soal ini meminta siswa untuk menganalisis tujuan proyek dan menciptakan ide baru yang relevan dengan tujuan edukasi lingkungan untuk anak-anak. Ini adalah soal C6 – Kreasi.) |
| 10. (Pilihan Ganda) | C. Memperbaiki keran yang bocor secepatnya, karena kebocoran kecil bisa membuang banyak air secara terus-menerus tanpa disadari. (Soal ini meminta siswa untuk mengevaluasi dampak relatif dari beberapa solusi dan memberikan justifikasi. Ini adalah soal C5 – Evaluasi.) |
| 11. (Pilihan Ganda) | B. Kebiasaan menunda menyebabkan Dani tidak punya cukup waktu untuk mengerjakan tugas dengan baik, sehingga hasil belajarnya menurun. Ia harus belajar mengatur waktu lebih baik. (Soal ini meminta siswa untuk menganalisis sebab-akibat dan menarik kesimpulan atau pelajaran dari sebuah situasi. Ini adalah soal C4 – Analisis.) |
| 12. (Pilihan Ganda) | C. ‘Lindungi mangrove, rumah bagi ikan dan pelindung pantai kita dari abrasi! Masa depan laut ada di tangan kita!’ (Soal ini meminta siswa untuk menganalisis informasi dan menggunakannya untuk menciptakan pesan persuasif yang efektif. Ini adalah soal C6 – Kreasi.) |
| 13. (Pilihan Ganda) | C. Kemungkinan besar ada kerusakan pada motor mobil atau ada bagian yang longgar, karena baterai dan tombol sudah dipastikan benar. (Soal ini meminta siswa untuk menganalisis kemungkinan penyebab masalah berdasarkan informasi yang diberikan dan eliminasi opsi. Ini adalah soal C4 – Analisis.) |
| 14. (Pilihan Ganda) | C. Meningkatkan komunikasi dan interaksi antar anggota keluarga, serta mendorong minat membaca dan aktivitas kreatif lainnya, sehingga mempererat hubungan keluarga dan meningkatkan literasi. (Soal ini meminta siswa untuk mengevaluasi dampak positif dari suatu kebiasaan dan menganalisis hubungannya dengan dua aspek berbeda: keharmonisan keluarga dan literasi. Ini adalah soal C5 – Evaluasi.) |
| 15. (Pilihan Ganda) | C. Kebiasaan Doni membuang sisa makanan sembarangan menyebabkan lingkungan kotor dan banyak lalat pembawa penyakit, yang akhirnya membuat ia sakit. Doni harus membuang sampah pada tempatnya dan menjaga kebersihan. (Soal ini meminta siswa untuk menganalisis hubungan sebab-akibat dari sebuah tindakan dan dampaknya, serta menyimpulkan solusi. Ini adalah soal C4 – Analisis.) |
| 16. (Pilihan Ganda) | C. Poster bergambar anak-anak ceria makan bekal sehat buatan ibu, dengan tulisan ‘Bekal Sehat, Tubuh Kuat, Lingkungan Bersih!’ (Soal ini meminta siswa untuk menganalisis tujuan peraturan dan menciptakan sebuah media visual-tekstual yang persuasif. Ini adalah soal C6 – Kreasi.) |
| 17. (Pilihan Ganda) | C. Mengamati bagaimana teman yang rajin membaca berbicara dan menulis, lalu membandingkannya dengan teman yang jarang membaca. (Soal ini meminta siswa untuk mengevaluasi sebuah klaim dan merancang cara untuk memverifikasinya melalui observasi. Ini adalah soal C5 – Evaluasi.) |
| 18. (Pilihan Ganda) | C. Mencari bantuan orang dewasa lain di sekitar, atau menelepon pemadam kebakaran jika situasinya darurat. (Soal ini meminta siswa untuk menganalisis situasi berbahaya dan mengevaluasi solusi yang paling aman dan efektif. Ini adalah soal C5 – Evaluasi.) |
| 19. (Pilihan Ganda) | C. Mengadakan kampanye besar-besaran tentang keselamatan berkendara dan penegakan hukum yang lebih ketat terhadap pelanggaran lalu lintas. (Soal ini meminta siswa untuk menganalisis data dan mengevaluasi prioritas solusi berdasarkan data tersebut. Ini adalah soal C4 – Analisis dan C5 – Evaluasi.) |
| 20. (Pilihan Ganda) | B. Kelompok B, karena pesan positif dan gambar yang menyenangkan akan lebih mudah diterima dan memotivasi orang untuk bertindak. (Soal ini meminta siswa untuk mengevaluasi efektivitas dua pendekatan komunikasi dan memberikan justifikasi. Ini adalah soal C5 – Evaluasi.) |
| 21. (Isian Singkat) | Tindakan Malin Kundang tidak patut dicontoh karena ia telah melupakan jasa dan pengorbanan ibunya serta menunjukkan rasa malu terhadap asal-usulnya sendiri. Seorang anak seharusnya menyayangi dan menghormati orang tuanya. Alternatif tindakan yang seharusnya ia lakukan adalah mengakui dan menyambut ibunya dengan gembira, mengajaknya hidup bersama dalam kemewahan, atau setidaknya memberikan perhatian dan bantuan kepada ibunya. (C5 – Evaluasi, C6 – Kreasi) |
| 22. (Isian Singkat) | Tahap kepompong sangat penting karena pada fase inilah ulat mengalami metamorfosis lengkap, yaitu perubahan bentuk dari ulat menjadi kupu-kupu. Di dalam kepompong, tubuh ulat mencair dan sel-selnya diatur ulang untuk membentuk struktur kupu-kupu dewasa. Jika tahap ini terganggu (misalnya kepompong rusak atau dimakan predator), maka proses perubahan bentuk tidak akan sempurna atau bahkan gagal, sehingga ulat tidak akan pernah bisa menjadi kupu-kupu dewasa. (C4 – Analisis) |
| 23. (Isian Singkat) | 1. Membawa botol minum dan kotak bekal sendiri dari rumah: Ini akan mengurangi pembelian minuman atau makanan berbungkus plastik sekali pakai. 2. Memilah sampah di rumah: Memisahkan sampah plastik agar mudah didaur ulang dan tidak tercampur dengan sampah lain. 3. Mengajak teman atau keluarga untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama di sungai: Ini akan meningkatkan kesadaran dan mencegah sampah masuk ke sungai. (C6 – Kreasi) |
| 24. (Isian Singkat) | Informasi paling penting yang harus dicari atau ditanyakan adalah ‘di mana letak perpustakaan’ atau ‘bagaimana cara menuju perpustakaan dari sini’. Alasannya, dengan mengetahui tujuan akhir atau cara ke sana, kita bisa mengoreksi arah yang salah dan mendapatkan petunjuk baru yang lebih akurat dari orang sekitar atau peta, daripada hanya mencoba mengingat petunjuk sebelumnya yang mungkin sudah terlupa atau salah interpretasi. (C5 – Evaluasi) |
| 25. (Isian Singkat) | Dampak kebiasaan menunda pekerjaan Rudi sangat negatif. Secara fisik, ia kurang tidur karena begadang. Secara mental, ia mungkin merasa stres dan cemas karena dikejar deadline. Pada kualitas hidup sosialnya, ia kehilangan waktu bermain bersama teman-teman, yang penting untuk perkembangan sosialnya. Kebiasaan ini secara keseluruhan merugikan Rudi dalam berbagai aspek kehidupannya. (C5 – Evaluasi) |
| 26. (Uraian) | Perbandingan: Teks 1 menyoroti manfaat positif dari membaca buku (pengetahuan, berpikir kritis, imajinasi, pemahaman budaya). Teks 2 menyoroti dampak negatif dari penggunaan gadget berlebihan (kesehatan mata, interaksi sosial, konsentrasi, tidur). Keduanya membahas bagaimana aktivitas mempengaruhi perkembangan anak, namun dari sudut pandang yang berbeda. Evaluasi: Kedua teks ini penting karena memberikan gambaran lengkap tentang bagaimana kita harus mengatur waktu. Membaca buku jelas sangat bermanfaat, sementara penggunaan gadget harus diatur agar tidak menimbulkan dampak negatif. Keseimbangan adalah kuncinya. Saran Komprehensif: ‘Hai teman-teman! Agar kita pintar dan sehat, mari kita atur waktu dengan bijak! Jangan cuma main gadget terus, tapi juga jangan lupa membaca buku. Coba deh, tetapkan waktu khusus setiap hari untuk membaca buku, misalnya 30 menit sebelum tidur. Ini akan membuat kita makin pintar dan berwawasan luas, seperti kata Teks 1. Untuk gadget, batasi waktu penggunaannya, misalnya hanya boleh 1-2 jam sehari setelah semua tugas selesai. Ingat, terlalu banyak main gadget bisa bikin mata capek dan kurang berinteraksi dengan teman atau keluarga, seperti yang dijelaskan Teks 2. Dengan begitu, kita bisa mengambil manfaat dari keduanya tanpa merugi!’ (C4 – Analisis, C5 – Evaluasi, C6 – Kreasi) |
| 27. (Uraian) | Dilema yang dihadapi Rio adalah antara menuruti keinginan pribadinya (membeli mainan) dan melakukan hal yang benar (mengembalikan dompet). Ini adalah pertarungan antara kepentingan diri sendiri dan nilai moral kejujuran serta tanggung jawab sosial. Jika saya adalah Rio, saya akan memutuskan untuk mengembalikan dompet itu kepada Pak Budi. Argumen saya adalah: 1. Kejujuran: Uang itu bukan milik saya. Mengambilnya adalah tindakan tidak jujur. 2. Tanggung Jawab: Saya tahu Pak Budi sedang kesulitan. Dompet itu mungkin sangat penting baginya. Mengembalikannya adalah bentuk tanggung jawab sosial dan empati. 3. Ketenangan Hati: Meskipun saya ingin mainan, kebahagiaan yang didapat dari membeli mainan dengan uang curian tidak akan bertahan lama dan akan diselimuti rasa bersalah. Mengembalikan dompet akan memberi saya ketenangan hati dan kebanggaan karena melakukan hal yang benar. Kebahagiaan Pak Budi akan lebih berharga daripada mainan baru. (C4 – Analisis, C5 – Evaluasi) |
| 28. (Uraian) | Berdasarkan informasi tersebut, tiga tantangan utama yang mungkin dihadapi para pendiri kota Harmoni adalah: 1. **Ancaman Banjir Sungai**: Karena kota didirikan di tepi sungai yang subur, risiko banjir saat musim hujan pasti tinggi. Untuk mengatasinya, mereka bisa membangun tanggul sederhana dari batu dan tanah di sepanjang tepi sungai, serta membuat sistem irigasi yang bisa mengalirkan kelebihan air ke area penampungan khusus atau sawah. Mereka juga bisa menanam pohon-pohon besar di tepi sungai yang akarnya kuat menahan tanah. 2. **Ancaman Hewan Buas dari Hutan**: Hutan di sekitar kota dihuni hewan buas yang bisa membahayakan penduduk atau ternak. Solusinya, mereka bisa membangun pagar tinggi dan kuat di sekitar pemukiman menggunakan kayu atau bambu yang tebal. Mereka juga bisa menempatkan penjaga di malam hari atau melatih anjing peliharaan untuk membantu menjaga keamanan dari serangan hewan buas. Mungkin juga mereka membuat bunyi-bunyian untuk menakut-nakuti hewan buas. 3. **Keterbatasan Alat dan Teknologi Pertanian**: Sebagai petani, mereka mungkin menghadapi tantangan dalam mengolah lahan yang luas dengan alat seadanya. Untuk mengatasinya, mereka bisa bekerja sama dalam sistem gotong royong, saling membantu mengolah lahan satu sama lain. Mereka juga bisa mengembangkan alat-alat pertanian sederhana yang inovatif dari bahan alami di sekitar mereka, seperti bajak dari kayu atau sistem pengairan sederhana dari bambu untuk menghemat tenaga. (C6 – Kreasi) |
| 29. (Uraian) | Proses fotosintesis sangat vital bagi keberlangsungan hidup seluruh makhluk hidup di bumi karena menghasilkan dua hal utama yang dibutuhkan: makanan dan oksigen. 1. **Peran Tumbuhan**: Tumbuhan adalah produsen utama makanan. Melalui fotosintesis, mereka menciptakan gula sebagai sumber energi mereka sendiri, dan juga menjadi sumber makanan bagi hewan herbivora (pemakan tumbuhan) dan omnivora (pemakan segala), termasuk manusia. Tanpa fotosintesis, tidak ada tumbuhan, sehingga rantai makanan akan runtuh. 2. **Peran Hewan**: Hewan, baik herbivora maupun karnivora, bergantung pada fotosintesis. Herbivora langsung memakan tumbuhan, sementara karnivora memakan herbivora. Jadi, energi dari matahari yang diubah tumbuhan melalui fotosintesis, pada akhirnya akan berpindah ke seluruh hewan di bumi. Selain itu, hewan juga membutuhkan oksigen yang dihasilkan tumbuhan untuk bernapas. 3. **Peran Manusia**: Manusia juga sangat bergantung pada fotosintesis. Kita memakan tumbuhan (sayur, buah, biji-bijian) dan hewan (daging) yang juga mendapatkan energi dari tumbuhan. Yang paling penting, kita menghirup oksigen yang dilepaskan oleh tumbuhan selama fotosintesis. Tanpa oksigen, tidak ada makhluk hidup yang bisa bernapas dan bertahan hidup. Jadi, fotosintesis adalah dasar dari rantai makanan dan sumber oksigen utama di bumi, menjadikannya proses yang sangat vital. (C5 – Evaluasi) |
| 30. (Uraian) | Evaluasi kekuatan argumen: Teks ini memiliki argumen yang cukup kuat karena menyampaikan manfaat langsung (nyaman belajar, terhindar penyakit, kebanggaan) dan memberikan contoh tindakan konkret (buang sampah, piket, tidak mencoret). Pesan ‘Sekolah bersih, kita sehat, kita ceria!’ juga positif dan mudah diingat. Namun, mungkin bisa lebih menarik secara visual. Untuk membuat poster ajakan yang lebih efektif: **Elemen Visual:** Saya akan menambahkan gambar-gambar yang kontras. Misalnya, di satu sisi gambar sekolah yang kotor dan suram dengan siswa yang tampak lesu (sebelum), dan di sisi lain gambar sekolah yang bersih, cerah, dengan siswa-siswa yang tersenyum dan bersemangat belajar (sesudah). Saya juga akan menambahkan ikon-ikon kecil seperti tempat sampah terpilah atau sapu untuk setiap tindakan yang disarankan. Warna poster akan cerah dan menarik. **Kalimat Ajakan Tambahan:** Selain kalimat yang sudah ada, saya akan menambahkan: * ‘Yuk, jadi pahlawan kebersihan sekolah kita!’ (Mengajak dengan rasa kebanggaan) * ‘Setiap sampahmu, tentukan masa depan sekolah kita!’ (Menekankan tanggung jawab) * ‘Bersih itu keren!’ (Menggunakan bahasa yang lebih akrab dan modern untuk anak-anak) Poster ini akan lebih efektif karena visual yang kuat akan langsung menarik perhatian dan kalimat ajakan yang positif serta relevan akan memotivasi tindakan nyata. (C5 – Evaluasi, C6 – Kreasi) |
| 31. (Mencocokkan) | Lihat pasangan yang benar di atas. |
| 32. (Mencocokkan) | Lihat pasangan yang benar di atas. |