
Kumpulan Contoh Soal soal biologi imunoterapi
Soal 1 (Pilihan Ganda)
Apa tujuan utama dari imunoterapi dalam pengobatan kanker?
B
Penjelasan: Imunoterapi bertujuan untuk merangsang atau mengembalikan kemampuan sistem kekebalan tubuh pasien untuk mengenali dan menghancurkan sel kanker.
Soal 2 (Pilihan Ganda)
Terapi antibodi monoklonal merupakan salah satu jenis imunoterapi. Bagaimana antibodi monoklonal bekerja?
B
Penjelasan: Antibodi monoklonal dirancang untuk mengikat secara spesifik pada target tertentu (antigen) di sel kanker atau sel imun, memblokir sinyal atau menandai sel untuk dihancurkan oleh sistem imun.
Soal 3 (Pilihan Ganda)
Sel T CAR (Chimeric Antigen Receptor T-cell) adalah bentuk imunoterapi seluler. Apa yang dimodifikasi pada sel T pasien dalam terapi ini?
C
Penjelasan: Sel T pasien dimodifikasi secara genetik untuk mengekspresikan reseptor antigen kimerik (CAR) yang memungkinkan mereka mengenali antigen spesifik pada sel kanker.
Soal 4 (Pilihan Ganda)
Salah satu tantangan utama dalam imunoterapi adalah resistensi tumor. Faktor apa yang paling mungkin berkontribusi pada resistensi ini?
B
Penjelasan: Heterogenitas genetik sel tumor dapat menyebabkan hilangnya target imunoterapi, sementara lingkungan mikro tumor dapat menekan respons imun.
Soal 5 (Pilihan Ganda)
Obat penghambat pos pemeriksaan imun (immune checkpoint inhibitors) seperti Pembrolizumab dan Nivolumab bekerja dengan cara:
B
Penjelasan: Immune checkpoint inhibitors memblokir protein (seperti PD-1 atau CTLA-4) yang biasanya menekan aktivitas sel T, sehingga memungkinkan sel T untuk menyerang sel kanker.
Soal 6 (Pilihan Ganda)
Imunoterapi aktif adalah jenis imunoterapi yang:
B
Penjelasan: Imunoterapi aktif bertujuan untuk mengaktifkan sistem kekebalan tubuh pasien agar dapat mengenali dan melawan penyakit.
Soal 7 (Pilihan Ganda)
Komponen sistem imun mana yang paling sering dimanfaatkan atau dimodifikasi dalam strategi imunoterapi kanker?
C
Penjelasan: Limfosit T (sel T) adalah pemain kunci dalam respons imun adaptif dan sering menjadi target atau dimodifikasi dalam berbagai jenis imunoterapi, terutama dalam terapi seluler.
Soal 8 (Pilihan Ganda)
Vaksin terapeutik, seperti yang digunakan untuk beberapa jenis kanker, bertujuan untuk:
B
Penjelasan: Vaksin terapeutik dirancang untuk merangsang respons imun spesifik terhadap antigen tumor yang sudah ada di dalam tubuh pasien.
Soal 9 (Pilihan Ganda)
Apa yang dimaksud dengan “antigen tumor” dalam konteks imunoterapi?
B
Penjelasan: Antigen tumor adalah molekul (protein, karbohidrat, dll.) yang ada di permukaan sel kanker atau di dalamnya, yang dapat dikenali sebagai asing oleh sistem kekebalan tubuh.
Soal 10 (Pilihan Ganda)
Efek samping imunoterapi seringkali berbeda dengan kemoterapi. Salah satu efek samping umum yang terkait dengan imunoterapi adalah:
C
Penjelasan: Karena imunoterapi memodifikasi atau mengaktifkan sistem kekebalan tubuh, ada risiko bahwa sistem kekebalan dapat menyerang jaringan sehat, menyebabkan reaksi autoimun.
Soal 11 (Pilihan Ganda)
Sitokin adalah protein sinyal penting dalam sistem imun. Bagaimana sitokin dapat digunakan dalam imunoterapi?
C
Penjelasan: Sitokin seperti interleukin-2 (IL-2) atau interferon alfa (IFN-α) dapat digunakan untuk meningkatkan respons imun anti-tumor.
Soal 12 (Pilihan Ganda)
Imunoterapi pasif melibatkan:
B
Penjelasan: Imunoterapi pasif memberikan komponen kekebalan yang sudah jadi, seperti antibodi monoklonal, untuk memberikan efek instan.
Soal 13 (Pilihan Ganda)
Apa peran sel penyaji antigen (Antigen-Presenting Cells/APC) dalam respons imun anti-tumor yang diinisiasi oleh imunoterapi?
B
Penjelasan: APCs, seperti sel dendritik, memproses antigen tumor dan mempresentasikannya kepada sel T, menginisiasi respons imun adaptif.
Soal 14 (Pilihan Ganda)
Salah satu jenis imunoterapi yang menggunakan virus untuk secara selektif menginfeksi dan menghancurkan sel kanker disebut:
C
Penjelasan: Virus onkolitik adalah virus yang direkayasa atau terjadi secara alami yang dapat menginfeksi dan menghancurkan sel kanker secara selektif, sekaligus merangsang respons imun anti-tumor.
Soal 15 (Pilihan Ganda)
Mengapa kombinasi imunoterapi dengan terapi lain (misalnya, kemoterapi atau radioterapi) seringkali lebih efektif?
B
Penjelasan: Terapi kombinasi dapat saling melengkapi; misalnya, kemoterapi dapat melepaskan antigen tumor yang kemudian dapat dikenali oleh sistem imun yang diaktifkan oleh imunoterapi.
Soal 16 (Pilihan Ganda)
Protein PD-1 (Programmed Death-1) dan PD-L1 (Programmed Death-Ligand 1) adalah target penting dalam imunoterapi. Apa fungsi normal interaksi PD-1/PD-L1?
B
Penjelasan: Interaksi PD-1 pada sel T dengan PD-L1 pada sel lain (termasuk sel kanker) berfungsi sebagai “rem” untuk mencegah aktivasi berlebihan sel T dan autoimunitas. Sel kanker sering mengeksploitasi jalur ini untuk menghindari deteksi imun.
Soal 17 (Pilihan Ganda)
Imunoterapi yang melibatkan transfer sel T yang diisolasi dari tumor pasien, diperbanyak, dan diaktifkan di laboratorium, kemudian dikembalikan ke pasien disebut:
B
Penjelasan: Terapi TILs (Tumor-Infiltrating Lymphocytes) memanfaatkan sel T yang secara alami telah bermigrasi ke dalam tumor dan memiliki potensi untuk menyerang sel kanker.
Soal 18 (Pilihan Ganda)
Apa peran utama sel Natural Killer (NK) dalam respons imun anti-tumor dan bagaimana imunoterapi dapat memanfaatkannya?
B
Penjelasan: Sel NK adalah bagian dari imunitas bawaan yang dapat membunuh sel tumor atau sel terinfeksi virus tanpa pra-aktivasi. Aktivitasnya dapat ditingkatkan oleh sitokin, menjadikannya target potensial dalam imunoterapi.
Soal 19 (Pilihan Ganda)
Salah satu keuntungan utama imunoterapi dibandingkan kemoterapi adalah:
B
Penjelasan: Imunoterapi dapat menciptakan memori imun jangka panjang, yang berarti sistem kekebalan dapat terus melawan sel kanker bahkan setelah pengobatan dihentikan, memberikan durasi respons yang lebih lama.
Soal 20 (Pilihan Ganda)
Imunoterapi dapat digunakan untuk mengobati berbagai jenis kanker. Namun, respons pasien terhadap imunoterapi sangat bervariasi. Faktor apa yang paling mungkin mempengaruhi variasi respons ini?
C
Penjelasan: Karakteristik biologis tumor, seperti mutasi genetik, ekspresi protein imun, dan keberadaan sel-sel imun lainnya di sekitar tumor, sangat mempengaruhi bagaimana tumor merespons imunoterapi.
Soal 21 (Isian Singkat)
Jenis terapi yang memanfaatkan sistem kekebalan tubuh pasien untuk melawan penyakit disebut __________.
Imunoterapi
Soal 22 (Isian Singkat)
Antibodi monoklonal yang menargetkan protein PD-1 atau PD-L1 dikenal sebagai __________.
Penghambat pos pemeriksaan imun (Immune checkpoint inhibitors)
Soal 23 (Isian Singkat)
Sel imun yang dimodifikasi secara genetik untuk mengekspresikan reseptor antigen kimerik (CAR) dan digunakan dalam terapi kanker adalah __________.
Sel T CAR
Soal 24 (Isian Singkat)
Sitokin yang dapat merangsang pertumbuhan dan aktivasi sel T serta sel NK, dan digunakan dalam imunoterapi, adalah __________.
Interleukin-2 (IL-2) atau Interferon alfa (IFN-α)
Soal 25 (Isian Singkat)
Virus yang secara selektif dapat menginfeksi dan menghancurkan sel kanker, sekaligus merangsang respons imun, disebut virus __________.
Onkolitik
Soal 26 (Uraian)
Jelaskan secara singkat perbedaan antara imunoterapi aktif dan imunoterapi pasif, serta berikan contoh masing-masing.
Imunoterapi aktif adalah strategi yang merangsang sistem kekebalan tubuh pasien sendiri untuk menghasilkan respons imun terhadap penyakit. Contohnya adalah vaksin terapeutik kanker. Imunoterapi pasif melibatkan pemberian komponen kekebalan tubuh (seperti antibodi atau sel imun) yang sudah jadi kepada pasien untuk memberikan efek langsung. Contohnya adalah terapi antibodi monoklonal atau transfer sel T CAR.
Soal 27 (Uraian)
Bagaimana mekanisme kerja utama dari terapi penghambat pos pemeriksaan imun (immune checkpoint inhibitors) dalam pengobatan kanker?
Sel kanker seringkali “mematikan” respons sel T dengan mengekspresikan protein seperti PD-L1 yang berinteraksi dengan PD-1 pada sel T, sehingga menghambat aktivasi sel T. Penghambat pos pemeriksaan imun bekerja dengan memblokir interaksi ini (misalnya, anti-PD-1 atau anti-PD-L1), “melepaskan rem” pada sel T, memungkinkan sel T untuk aktif kembali, mengenali, dan menyerang sel kanker.
Soal 28 (Uraian)
Apa saja potensi efek samping yang dapat timbul dari imunoterapi, dan mengapa efek samping tersebut seringkali berbeda dengan kemoterapi?
Potensi efek samping imunoterapi meliputi reaksi autoimun (disebut irAEs – immune-related adverse events) yang dapat mempengaruhi organ mana pun, seperti kolitis, hepatitis, tiroiditis, atau pneumonitis, serta kelelahan dan ruam kulit. Efek samping ini berbeda dari kemoterapi karena imunoterapi bekerja dengan memodifikasi sistem kekebalan tubuh, sehingga efek sampingnya adalah hasil dari aktivasi imun yang tidak spesifik yang menyerang jaringan sehat, bukan dari toksisitas langsung terhadap sel yang membelah cepat seperti pada kemoterapi.
Soal 29 (Uraian)
Terapi sel T CAR dianggap sebagai terobosan besar dalam imunoterapi. Jelaskan langkah-langkah dasar dalam pelaksanaan terapi sel T CAR.
Langkah-langkah dasar terapi sel T CAR meliputi: 1) Aféresis: Mengumpulkan sel T dari darah pasien. 2) Modifikasi Genetik: Di laboratorium, sel T dimodifikasi secara genetik menggunakan vektor virus untuk mengekspresikan reseptor antigen kimerik (CAR) yang dapat mengenali antigen spesifik pada sel kanker. 3) Proliferasi: Sel T CAR diperbanyak hingga jumlah yang memadai. 4) Limfodepleksi: Pasien mungkin menerima kemoterapi ringan untuk mengurangi sel imun yang ada, menciptakan ruang bagi sel T CAR. 5) Infusi: Sel T CAR yang sudah dimodifikasi dan diperbanyak diinfusikan kembali ke tubuh pasien.
Soal 30 (Uraian)
Mengapa tidak semua pasien kanker merespons imunoterapi dengan cara yang sama? Sebutkan setidaknya dua faktor yang berkontribusi terhadap variabilitas respons ini.
Variabilitas respons pasien terhadap imunoterapi disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain: 1) Heterogenitas Tumor: Setiap tumor memiliki profil genetik dan molekuler yang unik, termasuk ekspresi antigen tumor dan protein pos pemeriksaan imun. Beberapa tumor mungkin memiliki sedikit antigen yang dapat dikenali atau sangat imunosupresif. 2) Lingkungan Mikro Tumor: Komposisi sel-sel imun dan non-imun di sekitar tumor (misalnya, keberadaan sel imunosupresif seperti sel T regulator atau makrofag) dapat sangat mempengaruhi efektivitas imunoterapi. 3) Faktor Host: Kondisi umum pasien, mikrobioma usus, dan profil genetik individu juga dapat mempengaruhi respons imun dan toleransi terhadap imunoterapi.
Soal 31 (Menjodohkan)
Jodohkan istilah berikut dengan deskripsi yang tepat.
Pasangkan pernyataan berikut:
- Antibodi Monoklonal — [ … ]
- Sel T CAR — [ … ]
- PD-1/PD-L1 — [ … ]
- Virus Onkolitik — [ … ]
- Sitokin — [ … ]
- Antibodi Monoklonal = Protein yang dirancang untuk menargetkan molekul spesifik pada sel kanker atau sel imun.
- Sel T CAR = Limfosit T pasien yang dimodifikasi secara genetik untuk menyerang sel kanker.
- PD-1/PD-L1 = Jalur sinyal yang sering digunakan oleh sel kanker untuk menghindari deteksi oleh sel T.
- Virus Onkolitik = Virus yang dapat menginfeksi dan menghancurkan sel kanker secara selektif.
- Sitokin = Protein sinyal yang mengatur komunikasi antar sel imun.