Kumpulan Soal Sosiologi: Diferensiasi Sosial (Lengkap dengan Jawaban & Pembahasan)

Posted on

Kumpulan Soal Sosiologi: Diferensiasi Sosial (Lengkap dengan Jawaban & Pembahasan)

Selami dunia sosiologi dengan fokus pada ‘Diferensiasi Sosial’ melalui kumpulan soal terlengkap ini! Kami menyajikan berbagai jenis pertanyaan mulai dari pilihan ganda, isian singkat, esai/uraian, hingga menjodohkan yang dirancang untuk menguji pemahaman Anda tentang konsep pembedaan sosial secara horizontal. Jelajahi ciri-ciri, bentuk-bentuk diferensiasi seperti ras, suku, agama, jenis kelamin, profesi, dan klan, serta dampaknya dalam struktur masyarakat majemuk. Latihan soal ini tidak hanya membantu persiapan ujian, tetapi juga memperdalam insight Anda tentang bagaimana perbedaan sosial membentuk dinamika dan interaksi dalam kehidupan bermasyarakat di Indonesia. Tingkatkan nilai dan kuasai bab diferensiasi sosial sekarang!

A. Pilihan Ganda

  1. Apa yang dimaksud dengan diferensiasi sosial?
    • Pengelompokan masyarakat berdasarkan status dan kekayaan
    • Pembedaan individu atau kelompok dalam masyarakat secara horizontal
    • Pembagian masyarakat menjadi kelas-kelas sosial
    • Proses perubahan sosial dalam masyarakat
    • Peningkatan status sosial seseorang
    Jawaban: Pembedaan individu atau kelompok dalam masyarakat secara horizontal
    Penjelasan: Diferensiasi sosial adalah pembedaan masyarakat ke dalam golongan-golongan yang sejajar atau setara, tidak ada tingkatan lebih tinggi atau lebih rendah.
  2. Berikut ini adalah contoh diferensiasi sosial, kecuali…
    • Tingkat pendapatan yang berbeda
    • Jabatan politik yang berbeda
    • Perbedaan suku bangsa
    • Akses terhadap pendidikan yang tidak merata
    • Tingkat kekuasaan
    Jawaban: Perbedaan suku bangsa
    Penjelasan: Perbedaan suku bangsa seperti Jawa, Sunda, Batak, Minang menunjukkan pengelompokan secara horizontal berdasarkan budaya dan identitas, tanpa ada yang dianggap lebih tinggi atau rendah secara struktural.
  3. Ciri utama diferensiasi sosial adalah pengelompokan yang bersifat…
    • Vertikal
    • Diagonal
    • Spiral
    • Linear
    • Horizontal
    Jawaban: Horizontal
    Penjelasan: Diferensiasi sosial terjadi secara horizontal, yang berarti perbedaan tersebut tidak menunjukkan adanya tingkatan atau hierarki sosial.
  4. Manakah di bawah ini yang paling tepat menggambarkan diferensiasi sosial?
    • Golongan kaya dan golongan miskin
    • Golongan bangsawan dan golongan rakyat biasa
    • Golongan pejabat dan golongan masyarakat biasa
    • Golongan dokter dan golongan guru
    • Golongan penguasa dan golongan yang dikuasai
    Jawaban: Golongan dokter dan golongan guru
    Penjelasan: Dokter dan guru merupakan perbedaan profesi yang sejajar atau horizontal, tidak ada yang secara inheren memiliki status sosial lebih tinggi dari yang lain. Perbedaan kekayaan dan kekuasaan lebih mengarah pada stratifikasi.
  5. Salah satu karakteristik diferensiasi sosial adalah…
    • Membentuk kelas-kelas sosial
    • Membuat adanya kelompok superior dan inferior
    • Menimbulkan kesenjangan sosial yang tajam
    • Tidak membentuk tingkatan atau hierarki
    • Selalu menyebabkan konflik sosial
    Jawaban: Tidak membentuk tingkatan atau hierarki
    Penjelasan: Sifat utama diferensiasi sosial adalah tidak membentuk tingkatan atau hierarki, melainkan pengelompokan yang sejajar.
  6. Pembagian masyarakat berdasarkan kesamaan garis keturunan atau kekerabatan seperti marga pada suku Batak disebut diferensiasi…
    • Kelas
    • Strata
    • Klan
    • Kasta
    • Golongan
    Jawaban: Klan
    Penjelasan: Klan adalah pengelompokan berdasarkan garis keturunan atau kekerabatan yang umumnya ditemukan dalam masyarakat tradisional, seperti marga-marga di suku Batak.
  7. Laki-laki dan perempuan memiliki peran dan fungsi sosial yang berbeda, namun secara umum tidak ada yang dianggap lebih tinggi atau lebih rendah dalam status sosial. Hal ini merupakan contoh dari…
    • Diferensiasi kelas
    • Diferensiasi kasta
    • Diferensiasi jenis kelamin
    • Diferensiasi kekayaan
    • Diferensiasi kekuasaan
    Jawaban: Diferensiasi jenis kelamin
    Penjelasan: Perbedaan antara laki-laki dan perempuan adalah contoh diferensiasi jenis kelamin, yang merupakan pembedaan biologis dan sosial tanpa ada tingkatan status sosial inheren.
  8. Salah satu fungsi positif diferensiasi sosial dalam masyarakat adalah…
    • Kesenjangan pendapatan
    • Konflik antar kelompok
    • Pembagian kerja yang efisien
    • Dominasi satu kelompok atas kelompok lain
    • Munculnya diskriminasi
    Jawaban: Pembagian kerja yang efisien
    Penjelasan: Salah satu dampak positif dari diferensiasi sosial (khususnya diferensiasi profesi) adalah pembagian kerja yang lebih efisien, karena setiap individu atau kelompok dapat berspesialisasi dalam bidangnya masing-masing.
  9. Konsep masyarakat yang sangat relevan dengan diferensiasi sosial adalah…
    • Masyarakat homogen
    • Masyarakat agraris
    • Masyarakat industri
    • Masyarakat majemuk
    • Masyarakat modern
    Jawaban: Masyarakat majemuk
    Penjelasan: Masyarakat yang terdiri dari berbagai kelompok sosial yang memiliki perbedaan suku, agama, ras, dan kebudayaan disebut masyarakat majemuk.
  10. Contoh diferensiasi profesi dalam masyarakat adalah…
    • Bos dan karyawan
    • Majikan dan buruh
    • Presiden dan rakyat
    • Bangsa kulit putih dan bangsa kulit hitam
    • Guru dan petani
    Jawaban: Guru dan petani
    Penjelasan: Guru dan petani adalah perbedaan profesi yang merupakan bentuk diferensiasi sosial, di mana keduanya memiliki peran yang berbeda namun setara secara status sosial dasar.
  11. Perbedaan mendasar antara diferensiasi sosial dan stratifikasi sosial terletak pada…
    • Menimbulkan konflik sosial
    • Berkaitan dengan perbedaan kekayaan
    • Tidak memiliki tingkatan atau hierarki sosial
    • Fokus pada perbedaan status
    • Didasarkan pada keturunan
    Jawaban: Tidak memiliki tingkatan atau hierarki sosial
    Penjelasan: Kunci perbedaan antara diferensiasi dan stratifikasi adalah ada tidaknya tingkatan atau hierarki. Diferensiasi tidak memiliki tingkatan, sementara stratifikasi memiliki.
  12. Pengelompokan masyarakat Indonesia berdasarkan suku Jawa, Sunda, dan Batak merupakan contoh dari…
    • Diferensiasi kelas
    • Diferensiasi gender
    • Diferensiasi profesi
    • Diferensiasi etnis
    • Diferensiasi agama
    Jawaban: Diferensiasi etnis
    Penjelasan: Suku Jawa, Sunda, dan Batak adalah contoh perbedaan etnis atau suku bangsa yang termasuk dalam kategori diferensiasi etnis.
  13. Pernyataan yang benar mengenai diferensiasi sosial adalah…
    • Terjadi karena kemajuan teknologi
    • Hanya ada di masyarakat modern
    • Selalu mengarah pada ketimpangan sosial
    • Adanya pembedaan secara horizontal
    • Disebabkan oleh konflik antar kelompok
    Jawaban: Adanya pembedaan secara horizontal
    Penjelasan: Diferensiasi sosial selalu terkait dengan pembedaan horizontal, yaitu perbedaan yang sejajar atau setara.
  14. Dalam masyarakat yang beragam karena diferensiasi sosial, sikap yang penting untuk mencegah konflik adalah…
    • Individualisme
    • Etnosentrisme
    • Eksklusivisme
    • Fanatisme
    • Toleransi
    Jawaban: Toleransi
    Penjelasan: Untuk mencegah konflik yang mungkin timbul dari beragamnya perbedaan sosial, sikap toleransi sangat diperlukan agar masyarakat dapat hidup berdampingan secara damai.
  15. Perbedaan antara masyarakat yang memiliki adat istiadat dan bahasa berbeda termasuk dalam bentuk…
    • Diferensiasi ekonomi
    • Diferensiasi politik
    • Diferensiasi kekuasaan
    • Diferensiasi status
    • Diferensiasi budaya
    Jawaban: Diferensiasi budaya
    Penjelasan: Perbedaan adat istiadat dan bahasa merupakan bagian dari diferensiasi budaya, yang membedakan satu kelompok dengan kelompok lain secara horizontal.
  16. Bagaimana diferensiasi sosial dapat mendorong terjadinya integrasi fungsional?
    • Adanya tingkatan pendidikan yang berbeda
    • Adanya perbedaan kekayaan antar individu
    • Adanya perbedaan kekuasaan politik
    • Adanya spesialisasi tugas dan fungsi dalam masyarakat
    • Adanya pengelompokan berdasarkan keturunan
    Jawaban: Adanya spesialisasi tugas dan fungsi dalam masyarakat
    Penjelasan: Diferensiasi pekerjaan atau profesi menunjukkan adanya spesialisasi tugas dan fungsi yang berbeda-beda, yang saling melengkapi dalam masyarakat.
  17. Manakah pernyataan berikut yang BUKAN merupakan dampak positif dari diferensiasi sosial?
    • Mendorong inovasi dan kreativitas
    • Memperkaya budaya masyarakat
    • Menciptakan kekayaan yang merata
    • Meningkatkan solidaritas kelompok
    • Menumbuhkan rasa saling ketergantungan
    Jawaban: Menciptakan kekayaan yang merata
    Penjelasan: Diferensiasi sosial tidak secara langsung menciptakan kekayaan yang merata. Justru, kadang-kadang diferensiasi profesi yang berbeda dapat mengarah pada perbedaan pendapatan, yang jika ekstrem dapat menimbulkan stratifikasi.
  18. Masyarakat Indonesia yang memeluk agama Islam, Kristen, Hindu, Buddha, dan Konghucu merupakan wujud dari…
    • Diferensiasi ras
    • Diferensiasi suku
    • Diferensiasi agama
    • Diferensiasi profesi
    • Diferensiasi klan
    Jawaban: Diferensiasi agama
    Penjelasan: Islam, Kristen, Hindu, Buddha, Konghucu adalah contoh perbedaan agama, yang termasuk dalam diferensiasi agama.
  19. Manakah yang BUKAN merupakan faktor pendorong terjadinya diferensiasi sosial?
    • Perbedaan kemampuan individu
    • Perbedaan peran sosial
    • Perbedaan ciri fisik
    • Proses pembedaan pekerjaan yang dilakukan secara turun temurun
    • Perbedaan ideologi dan keyakinan
    Jawaban: Proses pembedaan pekerjaan yang dilakukan secara turun temurun
    Penjelasan: Pembedaan pekerjaan yang dilakukan secara turun temurun (seperti sistem kasta di India) lebih mengarah pada stratifikasi sosial atau sistem status tertutup, bukan diferensiasi murni yang horizontal.
  20. Salah satu dampak negatif yang dapat timbul dari diferensiasi sosial jika tidak dikelola dengan baik adalah…
    • Meningkatkan kesadaran akan identitas kelompok
    • Memperkuat solidaritas internal kelompok
    • Menumbuhkan etnosentrisme
    • Mendorong spesialisasi dan efisiensi
    • Menambah khasanah kebudayaan
    Jawaban: Menumbuhkan etnosentrisme
    Penjelasan: Etnosentrisme (anggapan bahwa budaya sendiri lebih unggul) adalah dampak negatif dari diferensiasi sosial jika tidak disikapi dengan toleransi, bukan tujuan positifnya.

B. Isian Singkat

  1. Apa yang dimaksud dengan diferensiasi sosial?
    Jawaban: Diferensiasi sosial adalah pembedaan anggota masyarakat ke dalam golongan-golongan secara horizontal atau sejajar, yang tidak menunjukkan adanya tingkatan lebih tinggi atau lebih rendah dalam status sosial.
  2. Sebutkan minimal tiga bentuk diferensiasi sosial yang ada dalam masyarakat!
    Jawaban: Tiga bentuk diferensiasi sosial antara lain: diferensiasi ras, diferensiasi suku bangsa, dan diferensiasi profesi.
  3. Jelaskan perbedaan antara diferensiasi sosial dan stratifikasi sosial!
    Jawaban: Diferensiasi sosial adalah pembedaan masyarakat secara horizontal (tidak ada tingkatan), sedangkan stratifikasi sosial adalah pembedaan masyarakat secara vertikal (bertingkat atau berjenjang, seperti kelas atas, menengah, dan bawah).
  4. Berikan dua contoh diferensiasi profesi yang ada di sekitar Anda!
    Jawaban: Dua contoh diferensiasi profesi adalah: seorang dokter yang bertugas menyembuhkan pasien, dan seorang petani yang bertugas menghasilkan bahan pangan.
  5. Bagaimana diferensiasi sosial dapat memperkaya kebudayaan suatu masyarakat?
    Jawaban: Diferensiasi sosial dapat memperkaya budaya melalui keberagaman suku bangsa, agama, dan tradisi. Setiap kelompok membawa unsur budayanya sendiri, menciptakan mozaik budaya yang unik dan dinamis, serta mendorong interaksi dan pertukaran budaya yang positif.

C. Uraian

  1. Analisis dampak positif dan negatif diferensiasi sosial dalam konteks masyarakat majemuk Indonesia.
    Pembahasan:
    Dampak positif diferensiasi sosial meliputi: pembagian kerja yang efisien, mendorong spesialisasi dan inovasi, serta memperkaya kebudayaan melalui keberagaman. Dampak negatifnya dapat berupa: potensi konflik dan perpecahan jika tidak dikelola dengan baik, munculnya prasangka dan stereotip, serta kesulitan dalam mencapai integrasi sosial yang utuh apabila perbedaan terlalu menonjol. Dalam masyarakat majemuk Indonesia, penting untuk menumbuhkan toleransi dan saling menghargai untuk meminimalkan dampak negatif dan memaksimalkan dampak positif.
  2. Jelaskan mengapa diferensiasi sosial seringkali disebut sebagai ‘pembagian kerja’ secara horizontal.
    Pembahasan:
    Diferensiasi sosial sering disebut pembagian kerja secara horizontal karena merujuk pada pembedaan anggota masyarakat ke dalam kelompok-kelompok secara mendatar atau setara, tanpa adanya tingkatan lebih tinggi atau lebih rendah. Contohnya, perbedaan profesi antara dokter, guru, dan insinyur. Ketiganya memiliki peran yang berbeda namun secara sosial tidak ada yang dianggap lebih tinggi atau lebih rendah dalam status sosial dasarnya. Mereka saling melengkapi dalam sistem sosial.
  3. Bagaimana konsep diferensiasi sosial membantu kita memahami struktur masyarakat Indonesia yang plural?
    Pembahasan:
    Konsep diferensiasi sosial membantu kita memahami struktur masyarakat Indonesia yang pluralistik karena ia menjelaskan keberadaan berbagai kelompok sosial yang memiliki perbedaan ciri, seperti suku bangsa, agama, ras, dan profesi, yang tersebar secara horizontal. Dengan memahami diferensiasi ini, kita dapat melihat bagaimana setiap kelompok memiliki perannya masing-masing dalam menjaga keseimbangan dan dinamika masyarakat, tanpa harus selalu dikaitkan dengan hierarki atau tingkatan sosial.
  4. Diskusikan peran toleransi dalam mengelola potensi konflik yang muncul dari diferensiasi sosial.
    Pembahasan:
    Toleransi memainkan peran krusial dalam mengelola potensi konflik yang muncul dari diferensiasi sosial. Dengan adanya perbedaan suku, agama, ras, dan profesi, gesekan atau konflik dapat timbul jika setiap kelompok merasa paling benar atau unggul. Toleransi memungkinkan setiap individu dan kelompok untuk menghargai perbedaan, menerima keberadaan pihak lain, dan belajar hidup berdampingan secara damai. Ini mencegah prasangka, diskriminasi, dan kekerasan, serta mendorong terciptanya harmoni sosial.
  5. Berikan contoh konkret diferensiasi klan/marga di Indonesia dan bagaimana perannya dalam kehidupan sosial.
    Pembahasan:
    Diferensiasi klan atau marga sangat menonjol di beberapa suku di Indonesia, seperti Batak (marga Lubis, Nasution, Sitorus), Minangkabau (suku Jambak, Koto), dan Bali (nama wangsa Brahmana, Ksatria, Waisya). Peran klan/marga ini sangat penting dalam sistem kekerabatan, penentuan garis keturunan, upacara adat, hingga pernikahan. Marga seringkali menjadi identitas utama seseorang, mengatur hubungan sosial, dan bahkan memengaruhi struktur kepemimpinan adat di komunitas tersebut.

D. Menjodohkan

Set 1

Pertanyaan Pasangan
Diferensiasi Sosial Pembedaan anggota masyarakat secara horizontal
Stratifikasi Sosial Pembedaan anggota masyarakat ke dalam tingkatan atau kelas
Masyarakat Majemuk Masyarakat yang terdiri dari berbagai kelompok sosial
Integrasi Sosial Proses penyesuaian unsur-unsur yang berbeda dalam masyarakat

Set 2

Pertanyaan Pasangan
Diferensiasi Ras Pembedaan berdasarkan ciri fisik seperti warna kulit dan bentuk rambut
Diferensiasi Suku Bangsa Pembedaan berdasarkan budaya, bahasa, dan adat istiadat
Diferensiasi Agama Pembedaan berdasarkan kepercayaan terhadap Tuhan
Diferensiasi Profesi Pembedaan berdasarkan jenis pekerjaan dan keahlian
Diferensiasi Klan/Marga Pembedaan berdasarkan garis keturunan atau kekerabatan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *