Bank Soal Hots Teks Eksplanasi Smp Kelas 8: Menggali Pemahaman Fenomena Sekitar

Posted on

Rangkuman Materi

Teks eksplanasi adalah jenis teks yang menjelaskan proses terjadinya suatu fenomena alam, sosial, atau budaya. Teks ini ditulis dengan tujuan untuk memberikan pemahaman kepada pembaca mengenai ‘mengapa’ dan ‘bagaimana’ suatu peristiwa bisa terjadi, didukung oleh fakta dan urutan logis. Bagi siswa kelas 8 SMP, memahami teks eksplanasi sangat penting karena membantu mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan analitis dalam mengamati berbagai kejadian di lingkungan sekitar, mulai dari peristiwa alam seperti hujan hingga proses sosial seperti demonstrasi.

Struktur teks eksplanasi terdiri dari tiga bagian utama: pernyataan umum, deretan penjelas, dan interpretasi. Pernyataan umum berisi gambaran umum tentang fenomena yang akan dijelaskan, seringkali berupa definisi atau pengenalan. Deretan penjelas merupakan inti dari teks, menjelaskan urutan sebab-akibat atau proses terjadinya fenomena secara mendetail dan sistematis. Bagian ini sering menggunakan konjungsi kausalitas (sebab-akibat) dan kronologis (urutan waktu). Terakhir, interpretasi adalah penutup teks yang berisi simpulan, opini, atau pandangan penulis terkait fenomena yang dijelaskan, sifatnya opsional namun seringkali memperkuat pemahaman pembaca.

Ciri kebahasaan teks eksplanasi meliputi penggunaan istilah teknis atau ilmiah sesuai topik, konjungsi kausalitas (seperti ‘karena’, ‘sebab’, ‘oleh karena itu’) dan konjungsi kronologis (seperti ‘kemudian’, ‘lalu’, ‘pertama’), serta kata kerja relasional dan material. Teks ini juga cenderung fokus pada aspek generik (bukan partisipan manusia) dan menggunakan pola pengembangan kronologis atau kausalitas. Dengan menguasai struktur dan ciri kebahasaan ini, siswa akan lebih mudah dalam mengidentifikasi, menganalisis, bahkan menciptakan teks eksplanasi mereka sendiri.

Materi soal HOTS (Higher Order Thinking Skills) ini dirancang untuk menguji kemampuan siswa dalam menganalisis (C4), mengevaluasi (C5), dan menciptakan (C6) teks eksplanasi. Pertanyaan-pertanyaan akan disajikan dalam konteks kehidupan sehari-hari, mendorong siswa untuk tidak hanya menghafal teori, tetapi juga menerapkan pemahaman mereka dalam situasi nyata. Ini akan membantu siswa mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi yang esensial untuk pembelajaran lebih lanjut dan kehidupan di masyarakat.

Latihan Soal HOTS

A. Pilihan Ganda

  1. Bacalah teks berikut!

    **Mengapa Terjadi Pelangi?**
    Pelangi adalah fenomena optik dan meteorologi yang menyebabkan spektrum cahaya muncul di langit ketika matahari bersinar langsung ke atas tetesan air di atmosfer bumi. Proses terbentuknya pelangi dimulai ketika cahaya matahari menembus tetesan air. Saat cahaya putih dari matahari masuk ke tetesan air, cahaya tersebut membias dan terurai menjadi berbagai warna. Ini karena setiap warna memiliki panjang gelombang yang berbeda, sehingga dibiaskan pada sudut yang sedikit berbeda. Selanjutnya, cahaya yang telah terurai tersebut dipantulkan di bagian belakang tetesan air. Setelah dipantulkan, cahaya keluar dari tetesan air dan kembali membias. Kombinasi pembiasan dan pemantulan inilah yang membuat kita melihat spektrum warna yang indah di langit, membentuk busur pelangi. Oleh karena itu, pelangi seringkali muncul setelah hujan ketika matahari kembali bersinar.

    Berdasarkan teks di atas, bagian ‘deretan penjelas’ paling efektif dimulai dari kalimat…

    • A. A. Pelangi adalah fenomena optik dan meteorologi yang menyebabkan spektrum cahaya muncul di langit ketika matahari bersinar langsung ke atas tetesan air di atmosfer bumi.
    • B. B. Proses terbentuknya pelangi dimulai ketika cahaya matahari menembus tetesan air.
    • C. C. Saat cahaya putih dari matahari masuk ke tetesan air, cahaya tersebut membias dan terurai menjadi berbagai warna.
    • D. D. Ini karena setiap warna memiliki panjang gelombang yang berbeda, sehingga dibiaskan pada sudut yang sedikit berbeda.
    • E. E. Oleh karena itu, pelangi seringkali muncul setelah hujan ketika matahari kembali bersinar.
  2. Sebuah organisasi lingkungan hendak menyusun teks eksplanasi untuk mengedukasi masyarakat tentang dampak sampah plastik di laut. Mereka ingin teks tersebut fokus pada urutan kejadian dan konsekuensi dari akumulasi sampah plastik. Jenis konjungsi yang paling dominan harus digunakan dalam teks tersebut adalah…
    • A. A. Konjungsi pertentangan (misalnya: tetapi, namun)
    • B. B. Konjungsi kausalitas (misalnya: karena, sebab)
    • C. C. Konjungsi kronologis (misalnya: kemudian, lalu)
    • D. D. Konjungsi pilihan (misalnya: atau, maupun)
    • E. E. Konjungsi penambahan (misalnya: dan, serta)
  3. Perhatikan paragraf berikut!

    “Korupsi adalah tindakan penyalahgunaan kekuasaan untuk keuntungan pribadi. Fenomena ini seringkali diawali dari godaan kecil yang tidak terkontrol. Seiring waktu, praktik tersebut akan semakin mengakar dan menjadi kebiasaan. Akibatnya, kepercayaan publik terhadap lembaga pemerintahan akan menurun drastis, menyebabkan kerugian besar bagi negara dan masyarakat.”

    Jika paragraf tersebut adalah bagian dari teks eksplanasi tentang ‘Dampak Korupsi Terhadap Kepercayaan Publik’, manakah kalimat yang paling tepat untuk menjadi ‘pernyataan umum’ yang mendahului paragraf tersebut?

    • A. A. Korupsi merupakan isu serius yang mempengaruhi banyak negara di dunia.
    • B. B. Kepercayaan publik adalah elemen vital dalam sebuah sistem pemerintahan yang sehat.
    • C. C. Artikel ini akan membahas berbagai cara untuk mencegah korupsi di sektor publik.
    • D. D. Bagaimana korupsi dapat menghancurkan sendi-sendi kepercayaan masyarakat terhadap negara?
    • E. E. Korupsi adalah tindak pidana berat yang diatur dalam undang-undang.
  4. Seorang siswa diminta untuk menulis teks eksplanasi tentang ‘Proses Terjadinya Gempa Bumi’. Ia telah menulis pernyataan umum dan deretan penjelas. Bagian mana dari struktur teks eksplanasi yang masih bisa ditambahkan untuk memberikan nilai lebih pada tulisannya dan mengapa?
    • A. A. Judul, karena judul membuat teks lebih menarik.
    • B. B. Daftar pustaka, karena menunjukkan sumber informasi.
    • C. C. Interpretasi, karena dapat menyimpulkan dampak dan pentingnya mitigasi.
    • D. D. Kata pengantar, karena memberikan salam pembuka.
    • E. E. Foto atau ilustrasi, karena membuat teks lebih visual.
  5. Perusahaan Listrik Negara (PLN) berencana membuat poster edukasi tentang ‘Mengapa Terjadi Pemadaman Listrik Bergilir’. Poster tersebut akan menggunakan gaya teks eksplanasi singkat agar mudah dipahami masyarakat. Poin-poin apa yang paling krusial untuk dicantumkan dalam ‘deretan penjelas’ agar tujuan edukasi tercapai?
    • A. A. Sejarah listrik di Indonesia dan profil singkat PLN.
    • B. B. Daftar pejabat PLN dan nomor pengaduan pelanggan.
    • C. C. Penyebab utama pemadaman (misalnya: gangguan transmisi, kelebihan beban, pemeliharaan) dan urutan kejadiannya.
    • D. D. Manfaat listrik bagi kehidupan modern dan harga tarif listrik.
    • E. E. Cara menghemat listrik dan tips saat terjadi pemadaman.
  6. Sebuah portal berita online menerbitkan artikel berjudul ‘Fenomena Migrasi Burung: Mengapa Mereka Terbang Ribuan Kilometer?’. Dalam artikel tersebut, penulis menjelaskan secara detail rute migrasi, faktor pendorong (cuaca, ketersediaan makanan), dan adaptasi burung. Jika artikel ini adalah teks eksplanasi, bagian ‘pernyataan umum’ yang paling mungkin terdapat di awal artikel adalah…
    • A. A. Burung adalah makhluk yang menakjubkan dengan berbagai kemampuan.
    • B. B. Artikel ini akan membahas jenis-jenis burung migran di Indonesia.
    • C. C. Migrasi burung adalah perjalanan musiman yang dilakukan oleh jutaan burung dari satu habitat ke habitat lain untuk berkembang biak atau mencari makan.
    • D. D. Ilmuwan telah lama mempelajari pola migrasi burung.
    • E. E. Pentingnya melestarikan habitat burung migran untuk keberlanjutan ekosistem.
  7. Andi diminta untuk menulis teks eksplanasi tentang ‘Perubahan Iklim Global’. Ia telah mengumpulkan data tentang peningkatan suhu bumi, emisi gas rumah kaca, dan pencairan es di kutub. Untuk menjaga objektivitas dan kredibilitas teksnya, Andi harus menghindari penggunaan…
    • A. A. Istilah teknis yang relevan dengan perubahan iklim.
    • B. B. Konjungsi kausalitas untuk menunjukkan hubungan sebab-akibat.
    • C. C. Data statistik dari lembaga penelitian terkemuka.
    • D. D. Opini pribadi atau sentimen emosional yang tidak didukung fakta.
    • E. E. Urutan kronologis dalam menjelaskan proses perubahan iklim.
  8. Perhatikan kutipan berikut:

    “Sampah plastik membutuhkan waktu ratusan tahun untuk terurai. Oleh karena itu, akumulasi sampah plastik di lingkungan terus meningkat, terutama di lautan. Hal ini kemudian menyebabkan kerusakan ekosistem laut, karena hewan laut sering menganggap plastik sebagai makanan dan akhirnya mati.”

    Kutipan di atas menunjukkan penggunaan ciri kebahasaan teks eksplanasi yang menonjol, yaitu…

    • A. A. Penggunaan kata kerja material.
    • B. B. Penggunaan istilah teknis lingkungan.
    • C. C. Penggunaan kalimat pasif.
    • D. D. Penggunaan konjungsi kausalitas dan kronologis.
    • E. E. Fokus pada partisipan non-manusia.
  9. Sebagai seorang editor majalah sains remaja, Anda menerima naskah teks eksplanasi tentang ‘Proses Fotosintesis’. Anda menemukan bahwa bagian ‘deretan penjelas’ terlalu singkat dan tidak menjelaskan urutan reaksi secara detail. Perbaikan paling tepat yang harus Anda sarankan kepada penulis adalah…
    • A. A. Memperbanyak definisi fotosintesis di bagian pernyataan umum.
    • B. B. Menambahkan interpretasi yang lebih panjang tentang manfaat fotosintesis.
    • C. C. Menjelaskan secara rinci tahapan reaksi terang dan reaksi gelap, serta peran klorofil dan CO2.
    • D. D. Mengubah judul agar lebih menarik dan sesuai dengan konten.
    • E. E. Menambahkan data statistik tentang jumlah tumbuhan yang berfotosintesis.
  10. Sekelompok siswa ingin membuat video edukasi tentang ‘Bagaimana Cara Kerja Vaksin’. Mereka memutuskan untuk menyajikan informasi tersebut dalam format teks eksplanasi visual. Elemen kunci apa yang harus mereka pertimbangkan untuk membuat ‘deretan penjelas’ dalam video agar mudah dipahami dan menarik?
    • A. A. Menyertakan testimoni orang yang sudah divaksin.
    • B. B. Menampilkan grafik data efektivitas vaksin secara kompleks.
    • C. C. Menggunakan animasi visual yang menggambarkan urutan masuknya vaksin, respons imun, dan pembentukan antibodi.
    • D. D. Memasukkan wawancara dengan ilmuwan tentang penemuan vaksin.
    • E. E. Menjelaskan sejarah panjang pengembangan vaksin di dunia.
  11. Seorang guru Bahasa Indonesia memberikan tugas kepada siswanya untuk menganalisis sebuah teks eksplanasi. Guru tersebut meminta siswa untuk mengevaluasi apakah teks tersebut sudah objektif atau masih terdapat unsur subjektivitas. Kriteria utama yang harus diperhatikan siswa dalam evaluasi ini adalah…
    • A. A. Penggunaan kalimat efektif dan kohesif.
    • B. B. Kelengkapan struktur teks (pernyataan umum, deretan penjelas, interpretasi).
    • C. C. Adanya opini pribadi, argumen persuasif, atau bahasa emosional yang tidak didukung fakta.
    • D. D. Penggunaan konjungsi kausalitas dan kronologis yang tepat.
    • E. E. Panjang teks dan jumlah paragraf yang digunakan.
  12. Sebuah kota sering dilanda banjir setiap musim hujan. Pemerintah kota ingin membuat papan informasi di area publik untuk menjelaskan ‘Penyebab Banjir di Perkotaan’. Papan informasi ini akan disajikan dalam format teks eksplanasi ringkas. Manakah kalimat berikut yang paling tepat untuk mengawali ‘deretan penjelas’ pada papan informasi tersebut?
    • A. A. Banjir adalah bencana alam yang sering melanda kota-kota besar.
    • B. B. Penting bagi kita untuk menjaga kebersihan lingkungan agar tidak banjir.
    • C. C. Beberapa faktor utama yang menyebabkan banjir di perkotaan antara lain adalah…
    • D. D. Pemerintah telah melakukan berbagai upaya mitigasi banjir.
    • E. E. Mari kita pahami bersama mengapa banjir bisa terjadi di kota kita.
  13. Jika Anda harus membuat teks eksplanasi tentang ‘Perkembangan Teknologi Smartphone’ untuk sebuah pameran pendidikan, dan Anda ingin menekankan aspek ‘bagaimana’ setiap generasi smartphone berevolusi, fokus utama ‘deretan penjelas’ Anda haruslah pada…
    • A. A. Dampak sosial dan ekonomi dari penggunaan smartphone.
    • B. B. Sejarah perusahaan-perusahaan pembuat smartphone terkemuka.
    • C. C. Fitur-fitur inovatif yang ditambahkan pada setiap generasi (misalnya: dari tombol fisik ke layar sentuh, dari 2G ke 5G, dll.) dan urutan kemunculannya.
    • D. D. Statistik penjualan smartphone dari tahun ke tahun.
    • E. E. Analisis perbandingan harga antara berbagai merek smartphone.
  14. Teks eksplanasi berjudul ‘Penyebab dan Dampak Erosi Tanah’ memiliki beberapa bagian. Jika bagian ‘interpretasi’ menekankan pentingnya reboisasi dan penggunaan metode pertanian konservasi, hal ini menunjukkan bahwa penulis teks berupaya untuk…
    • A. A. Menyajikan data statistik tentang erosi tanah.
    • B. B. Memberikan definisi baru tentang erosi tanah.
    • C. C. Mengakhiri teks dengan solusi atau ajakan bertindak yang relevan dengan fenomena yang dijelaskan.
    • D. D. Menjelaskan kembali proses terjadinya erosi tanah secara ringkas.
    • E. E. Mengungkapkan rasa prihatin terhadap kerusakan lingkungan.
  15. Ketika membaca teks eksplanasi tentang ‘Gerhana Bulan’, seorang siswa menemukan bahwa teks tersebut terlalu banyak menggunakan kalimat pasif (misalnya: ‘Cahaya matahari dihalangi’, ‘Bulan diselimuti’). Meskipun ini merupakan salah satu ciri kebahasaan teks eksplanasi, jika digunakan secara berlebihan, hal tersebut dapat mengakibatkan…
    • A. A. Teks menjadi lebih ringkas dan padat informasi.
    • B. B. Teks kehilangan objektivitasnya.
    • C. C. Teks menjadi kurang menarik dan terasa monoton.
    • D. D. Informasi yang disampaikan menjadi lebih sulit dipahami.
    • E. E. Penulis terlihat tidak menguasai materi yang disampaikan.
  16. Seorang jurnalis diminta untuk menulis teks eksplanasi tentang ‘Meningkatnya Tren Belanja Online di Kalangan Remaja’. Ia ingin mengidentifikasi faktor-faktor pendorong dan konsekuensi dari fenomena ini. Informasi mana yang paling krusial untuk ia analisis dan masukkan ke dalam ‘deretan penjelas’ agar teksnya komprehensif?
    • A. A. Data pribadi remaja yang sering belanja online.
    • B. B. Sejarah perkembangan e-commerce di Indonesia.
    • C. C. Promo diskon dari berbagai platform belanja online dan pengaruh media sosial/influencer, serta kemudahan transaksi.
    • D. D. Perbandingan keuntungan dan kerugian antara belanja online dan offline.
    • E. E. Wawancara dengan pemilik toko fisik yang terkena dampak belanja online.
  17. Sebuah kota sedang mengalami krisis air bersih. Warga bertanya-tanya mengapa hal ini bisa terjadi, padahal dulu tidak demikian. Jika Anda adalah bagian dari tim komunikasi pemerintah yang bertugas membuat teks eksplanasi mengenai ‘Krisis Air Bersih: Penyebab dan Solusi’, elemen mana yang paling wajib ada dalam ‘pernyataan umum’ Anda?
    • A. A. Ajakan untuk menghemat air.
    • B. B. Data tentang konsumsi air per kapita.
    • C. C. Definisi atau gambaran umum tentang fenomena krisis air bersih yang sedang melanda kota.
    • D. D. Daftar daerah yang paling terdampak krisis air.
    • E. E. Sejarah infrastruktur air di kota tersebut.
  18. Ketika menganalisis sebuah teks eksplanasi, Anda menemukan bahwa hubungan sebab-akibat antara satu peristiwa dengan peristiwa berikutnya tidak dijelaskan dengan jelas, bahkan terkesan meloncat. Hal ini menunjukkan kelemahan pada bagian…
    • A. A. Pernyataan umum.
    • B. B. Interpretasi.
    • C. C. Judul teks.
    • D. D. Deretan penjelas.
    • E. E. Referensi sumber.
  19. Untuk membuat teks eksplanasi yang efektif bagi pembaca SMP kelas 8, selain struktur dan ciri kebahasaan, penulis juga perlu memperhatikan…
    • A. A. Penggunaan kosakata yang sangat formal dan ilmiah tingkat tinggi.
    • B. B. Penggunaan analogi atau perumpamaan yang kompleks.
    • C. C. Kesesuaian topik dengan minat dan pemahaman umum siswa SMP.
    • D. D. Jumlah halaman teks yang harus minimal sepuluh halaman.
    • E. E. Penekanan pada pandangan subjektif penulis tentang fenomena.
  20. Sebuah artikel eksplanasi berjudul ‘Pemanasan Global: Ancaman Nyata Bagi Bumi’ mengakhiri teksnya dengan paragraf yang berisi imbauan untuk mengurangi emisi karbon, menggunakan energi terbarukan, dan menanam pohon. Bagian akhir teks tersebut berfungsi sebagai…
    • A. A. Pengulangan pernyataan umum.
    • B. B. Tambahan data dan fakta baru.
    • C. C. Interpretasi yang memberikan solusi atau rekomendasi.
    • D. D. Perkenalan topik baru untuk artikel selanjutnya.
    • E. E. Opini pribadi penulis yang tidak berdasar.

B. Isian Singkat

  1. Sekolah Anda ingin mengedukasi siswa tentang ‘Bagaimana Cara Daur Ulang Sampah Plastik di Rumah’. Anda diminta menyusun konsep ‘deretan penjelas’ yang mudah dipahami. Tuliskan tiga langkah utama yang harus ada dalam deretan penjelas tersebut agar siswa dapat mempraktikkannya.
  2. Anda melihat sebuah iklan layanan masyarakat yang menjelaskan ‘Proses Terjadinya Hujan Asam’. Menurut Anda, bagian mana dari struktur teks eksplanasi yang paling krusial untuk disajikan secara visual (misalnya melalui animasi) dalam iklan tersebut agar pesannya tersampaikan secara efektif kepada masyarakat umum? Jelaskan alasannya.
  3. Sebuah majalah sains remaja menerbitkan artikel dengan judul ‘Mengapa Gunung Berapi Meletus?’. Setelah membaca keseluruhan teks, Anda merasa ada satu hal yang kurang pada bagian ‘interpretasi’ untuk pembaca SMP. Apa yang seharusnya ditambahkan dan mengapa?
  4. Bayangkan Anda adalah jurnalis yang harus menulis teks eksplanasi tentang ‘Fenomena Internet of Things (IoT)’. Anda harus memastikan teks tersebut bersifat objektif dan informatif. Sebutkan dua ciri kebahasaan yang akan Anda dominankan dalam tulisan Anda untuk mencapai tujuan tersebut, dan berikan contoh penerapannya dalam satu kalimat singkat.
  5. Jika sebuah teks eksplanasi tentang ‘Proses Terbentuknya Kristal Garam’ hanya menjelaskan langkah-langkahnya (melarutkan garam, memanaskan, mendinginkan) tetapi tidak menjelaskan ‘mengapa’ kristal itu terbentuk dari larutan jenuh, maka teks tersebut kurang optimal. Bagian mana dari deretan penjelas yang perlu diperkuat untuk menjelaskan ‘mengapa’ dan apa detailnya?

C. Uraian

  1. Anda adalah seorang guru IPA yang sedang menyusun materi ajar tentang ‘Efek Rumah Kaca’. Anda ingin menyajikannya dalam bentuk teks eksplanasi agar siswa memahami prosesnya secara mendalam. Susunlah satu paragraf ‘deretan penjelas’ yang menjelaskan ‘bagaimana’ gas rumah kaca memerangkap panas di atmosfer, dengan menggunakan minimal dua konjungsi kausalitas dan dua istilah teknis relevan.
  2. Sebagai anggota OSIS, Anda ingin membuat poster edukasi tentang ‘Pentingnya Sarapan Pagi’ untuk teman-teman di sekolah. Poster tersebut harus menggunakan gaya teks eksplanasi yang menjelaskan ‘mengapa’ sarapan itu penting. Buatlah satu paragraf ‘pernyataan umum’ dan satu paragraf ‘interpretasi’ untuk poster tersebut, yang menarik dan persuasif namun tetap informatif.
  3. Sebuah kota kecil baru saja mengalami mati listrik total (blackout) selama beberapa jam. Warga bingung dan ingin tahu penyebabnya. Jika Anda adalah wartawan yang ditugaskan menulis berita eksplanasi, bagaimana Anda akan menyusun ‘deretan penjelas’ untuk menjelaskan ‘Mengapa Terjadi Blackout’ secara sederhana dan urut kepada masyarakat umum, dengan menyertakan tiga poin utama kejadian?
  4. Anda adalah seorang desainer infografis yang diminta membuat infografis tentang ‘Mengapa Terjadi Lonjakan Harga Cabai di Pasar’. Jelaskan bagaimana Anda akan menyusun informasi di ‘deretan penjelas’ agar mudah dicerna secara visual dan teks, dengan mengidentifikasi minimal tiga penyebab utama yang saling terkait. Gunakan pendekatan HOTS (C6 Mencipta) dalam menyusun ide ini.
  5. Perhatikan teks eksplanasi yang Anda buat atau baca. Identifikasi satu kalimat dari bagian ‘pernyataan umum’ dan satu kalimat dari ‘interpretasi’ yang menurut Anda paling efektif dalam memenuhi fungsi strukturalnya masing-masing. Jelaskan mengapa kedua kalimat tersebut efektif.

D. Menjodohkan

Pasangkan pernyataan A dengan jawaban B yang sesuai.

  • Definisi umum atau pengenalan fenomena. … (…)
  • Detail proses atau urutan sebab-akibat fenomena. … (…)

Kunci Jawaban & Pembahasan

A. Pilihan Ganda

  1. B. Proses terbentuknya pelangi dimulai ketika cahaya matahari menembus tetesan air.
    Pembahasan: Pernyataan umum teks eksplanasi berfungsi memperkenalkan fenomena. Kalimat A adalah pernyataan umum yang mendefinisikan pelangi. Deretan penjelas mulai menjelaskan ‘bagaimana’ fenomena itu terjadi secara berurutan. Kalimat B secara eksplisit menandai awal dari urutan proses, yang merupakan ciri khas deretan penjelas.
  2. C. Konjungsi kronologis (misalnya: kemudian, lalu)
    Pembahasan: Organisasi tersebut ingin menjelaskan ‘urutan kejadian dan konsekuensi dari akumulasi sampah plastik’. Urutan kejadian secara logis akan melibatkan penggunaan konjungsi kronologis untuk menunjukkan tahapan waktu atau langkah-langkah proses. Meskipun kausalitas juga penting, fokus pada ‘urutan kejadian’ membuat kronologis lebih dominan.
  3. D. Bagaimana korupsi dapat menghancurkan sendi-sendi kepercayaan masyarakat terhadap negara?
    Pembahasan: Pernyataan umum harus memberikan gambaran global tentang fenomena yang akan dijelaskan, sekaligus menjadi pengantar ke deretan penjelas. Pilihan D merumuskan pertanyaan inti yang akan dijawab oleh teks eksplanasi, mengarahkan pembaca pada topik ‘Dampak Korupsi Terhadap Kepercayaan Publik’ yang dijelaskan secara berurutan dalam paragraf berikutnya. Ini merupakan cara yang efektif untuk memulai teks eksplanasi yang menarik.
  4. C. Interpretasi, karena dapat menyimpulkan dampak dan pentingnya mitigasi.
    Pembahasan: Interpretasi dalam teks eksplanasi berfungsi sebagai penutup yang berisi simpulan, pandangan penulis, atau saran terkait fenomena. Dalam konteks gempa bumi, bagian interpretasi dapat digunakan untuk menyimpulkan dampak yang ditimbulkan dan pentingnya upaya mitigasi, yang akan memberikan pemahaman lebih mendalam dan relevansi praktis bagi pembaca, sekaligus memperkaya nilai edukatif teks.
  5. C. Penyebab utama pemadaman (misalnya: gangguan transmisi, kelebihan beban, pemeliharaan) dan urutan kejadiannya.
    Pembahasan: Deretan penjelas dalam teks eksplanasi berfungsi untuk menjelaskan ‘bagaimana’ dan ‘mengapa’ suatu fenomena terjadi secara rinci dan berurutan. Untuk menjelaskan pemadaman listrik, poin paling krusial adalah menjabarkan penyebab-penyebabnya dan urutan kejadian yang mengarah pada pemadaman, sehingga masyarakat memahami akar masalahnya.
  6. C. Migrasi burung adalah perjalanan musiman yang dilakukan oleh jutaan burung dari satu habitat ke habitat lain untuk berkembang biak atau mencari makan.
    Pembahasan: Pernyataan umum dalam teks eksplanasi berfungsi untuk mengenalkan atau mendefinisikan fenomena yang akan dijelaskan. Pilihan C memberikan definisi yang jelas tentang migrasi burung, sehingga paling cocok sebagai pernyataan umum yang mendahului penjelasan detail tentang rute dan faktor pendorongnya.
  7. D. Opini pribadi atau sentimen emosional yang tidak didukung fakta.
    Pembahasan: Teks eksplanasi bersifat informatif dan objektif, menjelaskan suatu fenomena berdasarkan fakta dan bukti. Penggunaan opini pribadi atau sentimen emosional yang tidak didukung fakta dapat mengurangi kredibilitas dan objektivitas teks. Ciri kebahasaan lainnya (istilah teknis, konjungsi, data, urutan kronologis) justru mendukung objektivitas dan kejelasan.
  8. D. Penggunaan konjungsi kausalitas dan kronologis.
    Pembahasan: Kutipan tersebut secara jelas menggunakan ‘Oleh karena itu’ yang menunjukkan hubungan kausalitas (sebab-akibat) dan ‘kemudian’ yang menunjukkan urutan kronologis (waktu). Kedua jenis konjungsi ini sangat khas dalam deretan penjelas teks eksplanasi untuk menjelaskan proses dan hubungan antarperistiwa.
  9. C. Menjelaskan secara rinci tahapan reaksi terang dan reaksi gelap, serta peran klorofil dan CO2.
    Pembahasan: Jika deretan penjelas terlalu singkat, perbaikan harus fokus pada inti bagian tersebut, yaitu menjelaskan proses secara detail. Fotosintesis melibatkan tahapan reaksi terang dan gelap, serta peran komponen tertentu. Menjelaskan ini secara rinci akan memenuhi fungsi deretan penjelas dalam teks eksplanasi.
  10. C. Menggunakan animasi visual yang menggambarkan urutan masuknya vaksin, respons imun, dan pembentukan antibodi.
    Pembahasan: Untuk video edukasi dengan format teks eksplanasi visual, ‘deretan penjelas’ harus secara efektif menunjukkan proses ‘bagaimana’ vaksin bekerja. Animasi visual yang menggambarkan urutan kejadian secara bertahap (vaksin masuk, respons imun, pembentukan antibodi) akan sangat membantu pemahaman dan daya tarik bagi audiens, sesuai dengan fungsi deretan penjelas.
  11. C. Adanya opini pribadi, argumen persuasif, atau bahasa emosional yang tidak didukung fakta.
    Pembahasan: Objektivitas adalah ciri penting teks eksplanasi. Untuk mengevaluasi objektivitas, siswa harus mencari adanya unsur subjektivitas seperti opini pribadi, argumen persuasif (yang lebih cocok untuk teks argumentasi), atau bahasa emosional yang tidak didasarkan pada fakta. Teks eksplanasi harus menjelaskan fenomena secara netral.
  12. C. Beberapa faktor utama yang menyebabkan banjir di perkotaan antara lain adalah…
    Pembahasan: Kalimat ini secara langsung mengantar pada penjelasan rinci mengenai faktor-faktor penyebab banjir, yang merupakan fungsi utama dari deretan penjelas. Ini menunjukkan transisi dari pernyataan umum (jika ada) ke penjelasan detail secara sistematis.
  13. C. Fitur-fitur inovatif yang ditambahkan pada setiap generasi (misalnya: dari tombol fisik ke layar sentuh, dari 2G ke 5G, dll.) dan urutan kemunculannya.
    Pembahasan: Teks eksplanasi berfokus pada ‘bagaimana’ suatu fenomena terjadi atau berkembang. Untuk menjelaskan ‘Perkembangan Teknologi Smartphone’, deretan penjelas harus secara kronologis menguraikan fitur-fitur baru dan inovasi yang muncul di setiap generasi, menjelaskan ‘bagaimana’ smartphone berevolusi dari masa ke masa. Opsi lain lebih condong ke dampak, sejarah perusahaan, atau data penjualan.
  14. C. Mengakhiri teks dengan solusi atau ajakan bertindak yang relevan dengan fenomena yang dijelaskan.
    Pembahasan: Bagian interpretasi dalam teks eksplanasi tidak hanya berisi simpulan, tetapi juga bisa berupa pandangan, komentar, atau bahkan rekomendasi terkait fenomena yang dijelaskan. Dengan menekankan pentingnya reboisasi dan pertanian konservasi, penulis berupaya memberikan solusi atau ajakan yang relevan dengan masalah erosi tanah, melengkapi pemahaman pembaca dan mendorong tindakan.
  15. C. Teks menjadi kurang menarik dan terasa monoton.
    Pembahasan: Penggunaan kalimat pasif memang ciri kebahasaan teks eksplanasi karena fokus pada proses, bukan pelaku. Namun, penggunaan yang berlebihan dapat membuat gaya bahasa menjadi kaku, kurang bervariasi, dan terasa monoton bagi pembaca, mengurangi daya tarik teks secara keseluruhan. Meskipun informasi tetap tersampaikan, cara penyampaiannya bisa kurang efektif.
  16. C. Promo diskon dari berbagai platform belanja online dan pengaruh media sosial/influencer, serta kemudahan transaksi.
    Pembahasan: Untuk menjelaskan ‘mengapa’ dan ‘bagaimana’ tren belanja online meningkat di kalangan remaja, deretan penjelas harus fokus pada faktor-faktor pendorong langsung yang relevan dengan remaja. Promo diskon, pengaruh media sosial/influencer, dan kemudahan transaksi adalah pemicu utama yang sangat relevan dan perlu dijelaskan secara rinci dalam deretan penjelas.
  17. C. Definisi atau gambaran umum tentang fenomena krisis air bersih yang sedang melanda kota.
    Pembahasan: Pernyataan umum berfungsi sebagai pengantar yang memberikan gambaran global tentang fenomena yang akan dijelaskan. Dalam kasus ini, memberikan definisi atau menjelaskan secara umum apa itu krisis air bersih dan bahwa hal tersebut sedang melanda kota akan menjadi pembuka yang paling tepat sebelum masuk ke detail penyebab dan solusi.
  18. D. Deretan penjelas.
    Pembahasan: Deretan penjelas adalah inti dari teks eksplanasi yang menjelaskan ‘bagaimana’ dan ‘mengapa’ suatu fenomena terjadi secara berurutan dan logis, termasuk hubungan sebab-akibat. Jika hubungan ini tidak jelas atau terkesan meloncat, berarti ada kelemahan pada penyajian informasi di bagian deretan penjelas.
  19. C. Kesesuaian topik dengan minat dan pemahaman umum siswa SMP.
    Pembahasan: Meskipun teks eksplanasi menggunakan istilah teknis, untuk pembaca SMP kelas 8, penting untuk memastikan bahwa topik yang dipilih relevan dengan dunia mereka dan dapat dipahami. Bahasa yang terlalu formal atau analogi yang kompleks mungkin justru menyulitkan. Kesesuaian topik dengan minat dan tingkat pemahaman target audiens adalah kunci efektivitas sebuah teks edukasi.
  20. C. Interpretasi yang memberikan solusi atau rekomendasi.
    Pembahasan: Bagian interpretasi dalam teks eksplanasi seringkali tidak hanya menyimpulkan, tetapi juga bisa berisi pandangan, komentar, atau bahkan rekomendasi dan imbauan terkait fenomena yang dijelaskan. Dalam konteks pemanasan global, memberikan solusi konkret seperti mengurangi emisi karbon dan menanam pohon adalah fungsi yang tepat dari bagian interpretasi untuk memberikan nilai edukasi dan ajakan bertindak.

B. Isian Singkat

  1. Tiga langkah utama yang harus ada dalam deretan penjelas untuk ‘Bagaimana Cara Daur Ulang Sampah Plastik di Rumah’ adalah:
    1. **Pemisahan Awal:** Jelaskan cara memilah sampah plastik dari jenis sampah lain (organik, kertas, kaca) di rumah.
    2. **Pembersihan dan Pengeringan:** Uraikan pentingnya membersihkan sisa makanan atau kotoran dari kemasan plastik, lalu mengeringkannya untuk mencegah bau dan kontaminasi.
    3. **Pengelompokan Jenis Plastik:** Jelaskan cara mengelompokkan plastik berdasarkan jenisnya (PET, HDPE, PVC, dll.) jika memungkinkan, atau setidaknya berdasarkan kategori umum (botol, kantong, wadah).
  2. Bagian ‘deretan penjelas’ adalah yang paling krusial untuk disajikan secara visual (melalui animasi) dalam iklan layanan masyarakat tentang ‘Proses Terjadinya Hujan Asam’. Alasannya adalah:
    1. **Kompleksitas Proses:** Proses terbentuknya hujan asam melibatkan reaksi kimia di atmosfer (pelepasan sulfur dioksida dan nitrogen oksida, bereaksi dengan uap air), yang sulit dibayangkan hanya dengan kata-kata.
    2. **Visualisasi Abstraksi:** Animasi dapat secara efektif menunjukkan gas-gas polutan yang naik ke atmosfer, membentuk awan, bereaksi, dan kemudian turun sebagai hujan. Hal ini membuat konsep abstrak menjadi konkret dan mudah dipahami oleh masyarakat umum, termasuk mereka yang tidak memiliki latar belakang sains.
  3. Pada bagian ‘interpretasi’ teks eksplanasi ‘Mengapa Gunung Berapi Meletus?’, yang seharusnya ditambahkan untuk pembaca SMP adalah:
    Penjelasan tentang **pentingnya sistem peringatan dini dan langkah-langkah mitigasi yang dapat dilakukan masyarakat sekitar gunung berapi**. Ini karena interpretasi tidak hanya menyimpulkan, tetapi juga bisa memberikan pandangan atau saran. Bagi siswa SMP, memahami ‘apa yang harus dilakukan’ saat menghadapi fenomena tersebut akan meningkatkan kesadaran bencana dan relevansi materi dengan kehidupan nyata mereka, bukan hanya sekadar mengetahui ‘bagaimana’ gunung meletus.
  4. Dua ciri kebahasaan yang akan saya dominankan untuk mencapai objektivitas dan informatif dalam teks eksplanasi tentang ‘Fenomena Internet of Things (IoT)’ adalah:
    1. **Penggunaan istilah teknis:** Memastikan penggunaan istilah seperti ‘sensor’, ‘jaringan’, ‘data’, dan ‘algoritma’ secara konsisten dan akurat. Contoh: “IoT memungkinkan perangkat **sensor** untuk terhubung ke **jaringan** internet dan bertukar **data** secara otomatis.”
    2. **Konjungsi kausalitas dan kronologis:** Menjelaskan hubungan sebab-akibat dan urutan proses dengan jelas. Contoh: “Ketika **sensor** mengumpulkan data, **kemudian** data tersebut dikirim melalui internet, **sehingga** perangkat dapat merespons secara cerdas.”
  5. Bagian ‘deretan penjelas’ perlu diperkuat pada aspek **penjelasan ilmiah atau teoritis mengenai prinsip supersaturasi dan presipitasi (pengendapan kristal) serta peran suhu dalam kelarutan zat**.
    Detail yang perlu ditambahkan adalah: Saat larutan garam dipanaskan, kelarutan garam meningkat, memungkinkan lebih banyak garam terlarut. Ketika larutan didinginkan, kelarutan garam menurun. Karena jumlah garam terlarut melebihi batas kelarutan pada suhu rendah (supersaturasi), molekul-molekul garam mulai berkumpul dan mengendap membentuk kristal, mengikuti pola kisi kristal tertentu. Ini menjelaskan ‘mengapa’ penurunan suhu memicu pembentukan kristal, bukan hanya ‘bagaimana’ langkahnya.

C. Uraian (Contoh Jawaban)

  1. Efek rumah kaca dimulai **ketika** radiasi matahari masuk ke bumi, sebagian diserap dan sebagian dipantulkan kembali ke atmosfer. Namun, di atmosfer terdapat akumulasi **gas rumah kaca** seperti karbon dioksida (CO2) dan metana (CH4) yang dihasilkan dari aktivitas manusia. Gas-gas ini memiliki kemampuan untuk menyerap dan memancarkan kembali radiasi inframerah dari permukaan bumi. **Oleh karena itu**, radiasi panas yang seharusnya lepas ke luar angkasa justru terperangkap kembali di atmosfer. **Akibatnya**, suhu bumi secara bertahap meningkat, menyebabkan **pemanasan global** yang berdampak pada perubahan iklim.
  2. Pernyataan Umum:
    Sarapan pagi seringkali dianggap sepele, padahal ia adalah ‘bahan bakar’ utama bagi tubuh dan otak kita untuk memulai hari. Banyak dari kita yang terburu-buru atau merasa tidak lapar di pagi hari, tanpa menyadari bahwa kebiasaan kecil ini memiliki dampak besar terhadap performa harian dan kesehatan jangka panjang kita. Mari kita pahami mengapa sarapan bukan hanya sekadar makan, tetapi sebuah kebutuhan vital.

    Interpretasi:
    Maka, sudah saatnya kita mengevaluasi kembali kebiasaan sarapan kita. Dengan memahami betapa krusialnya sarapan bagi konsentrasi di kelas, energi untuk beraktivitas, dan menjaga metabolisme tubuh, kita dapat mulai membiasakan diri untuk tidak melewatkannya. Ingatlah, sarapan sehat adalah investasi terbaik untuk kesehatan dan kesuksesanmu hari ini dan di masa depan.

  3. Blackout yang terjadi beberapa jam lalu bermula dari gangguan pada sistem transmisi utama di salah satu gardu induk. **Pertama-tama**, sebuah korsleting akibat sambaran petir di jalur transmisi menyebabkan terputusnya aliran listrik di sebagian area. **Kemudian**, untuk mencegah kerusakan lebih lanjut pada sistem, proteksi otomatis memicu pemutusan aliran listrik di area yang lebih luas secara berantai. **Akibatnya**, karena beban yang tidak stabil dan upaya penormalan membutuhkan waktu, pasokan listrik ke seluruh kota akhirnya terhenti sepenuhnya. Petugas PLN saat ini sedang bekerja keras untuk mengisolasi gangguan dan mengembalikan pasokan secara bertahap.
  4. Untuk infografis ‘Mengapa Terjadi Lonjakan Harga Cabai di Pasar’, ‘deretan penjelas’ akan disusun dalam bentuk alur sebab-akibat visual yang bercabang, menyoroti tiga penyebab utama yang saling terkait:

    1. **Faktor Iklim Ekstrem (Gambar Awan Gelap/Hujan Lebat):** Mulai dengan ilustrasi cuaca ekstrem (hujan lebat, banjir) yang sering terjadi. Jelaskan bahwa “Hujan berlebihan dan banjir di daerah sentra produksi cabai menyebabkan gagal panen dan pasokan berkurang drastis.” (Konjungsi kausal: ‘menyebabkan’).
    2. **Distribusi Terganggu (Gambar Jalan Rusak/Truk Terhambat):** Dari faktor iklim, panah mengarah ke ilustrasi jalur distribusi yang terhambat. Jelaskan bahwa “Kondisi jalan yang rusak akibat bencana alam atau kemacetan panjang menghambat distribusi cabai dari petani ke pasar.” (Konjungsi kronologis: ‘menghambat’).
    3. **Permintaan Meningkat (Gambar Orang Memasak/Konsumen):** Panah lain dari faktor iklim atau langsung ke faktor permintaan. Jelaskan bahwa “Meskipun pasokan berkurang, permintaan masyarakat terhadap cabai tetap tinggi, terutama saat ada perayaan atau hari besar.” (Konjungsi kausal: ‘mendorong’/’tetapi’).

    Ketiga poin ini kemudian akan mengarah ke satu titik akhir: “Kombinasi antara pasokan yang minim dan permintaan yang tinggi secara alami **mendorong** harga cabai melonjak di pasaran.” Setiap poin akan memiliki ikon representatif dan teks singkat yang jelas, memfasilitasi pemahaman cepat secara visual dan tekstual.

  5. Misalkan teks eksplanasi membahas ‘Proses Terjadinya Tsunami’.

    1. **Kalimat dari Pernyataan Umum yang Efektif:** “Tsunami adalah gelombang laut besar yang dapat melaju dengan kecepatan tinggi, seringkali disebabkan oleh pergeseran lempeng tektonik di dasar laut.”
    * **Mengapa Efektif:** Kalimat ini secara ringkas dan jelas mendefinisikan tsunami sekaligus memberikan gambaran awal tentang penyebab utamanya. Ini langsung mengarahkan pembaca pada topik inti dan menciptakan dasar pemahaman sebelum masuk ke detail proses.

    2. **Kalimat dari Interpretasi yang Efektif:** “Memahami proses tsunami dan dampaknya mengingatkan kita akan pentingnya sistem peringatan dini yang efektif dan kesiapsiagaan masyarakat di wilayah pesisir.”
    * **Mengapa Efektif:** Kalimat ini tidak hanya menyimpulkan atau merangkum, tetapi juga memberikan relevansi praktis dan ajakan bertindak (pentingnya sistem peringatan dini dan kesiapsiagaan). Ini memperkaya pemahaman pembaca dengan menyajikan solusi atau refleksi atas fenomena yang telah dijelaskan, memenuhi fungsi interpretasi sebagai penutup yang memberikan nilai lebih.

D. Menjodohkan

  • Definisi umum atau pengenalan fenomena. = Pernyataan Umum
  • Detail proses atau urutan sebab-akibat fenomena. = Deretan Penjelas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *